News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Spesial Hari Pahlawan: 3 Rekomendasi Wisata Sejarah di Tanah Kelahiran Para Pejuang

Spesial Hari Pahlawan: Peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya menjadi simbol perjuangan anak bangsa melawan penjajah Belanda. Pada peristiwa itu
Jumat, 11 November 2022 - 22:48 WIB
Masjid Baiturrahman
Sumber :
  • Unsplash

Spesial Hari Pahlawan: Peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya menjadi simbol perjuangan anak bangsa melawan penjajah Belanda. Pada peristiwa itu merupakan momen perlawanan terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia, di mana AWS Mallaby komandan dari 6.000 pasukan penjajah tewas.

Momen bersejarah itu kemudian ditetapkan sebagai Hari Pahlawan. Tak lain tujuannya adalah agar anak cucu bisa meneladani bagaimana kerasnya perjuangan para pahlawan kita saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya peringatan Hari Pahlawan kini tak hanya dirayakan sebatas dengan seremonial upacara, masyarakat bisa menghabiskan momentum ini untuk berwisata. Benar, wisata sejarah.

Sedikitnya ada 3 rekomendasi wisata seru di momen Hari Pahlawan, dilansir dari ANTARA:
Soekarno dan Bung Tomo - Surabaya, Jawa Timur

Soekarno dan Bung Tomo lahir di wilayah Surabaya. Di Kota Pahlawan ini, Anda bisa menjelajahi sejumlah destinasi menarik, seperti Tugu Pahlawan. Di kawasan tersebut terdapat Museum 10 November yang menyimpan ratusan koleksi bersejarah, seperti foto, senjata rampasan, hingga artefak peninggalan pertempuran Surabaya.

Setelah itu, Anda bisa ke kawasan Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) yang sempat menjadi saksi bisu peristiwa perobekan warna biru bendera Belanda menjadi bendera Merah Putih.

Selanjutnya, Anda bisa berkunjung ke Hutan Bambu Keputih untuk menikmati suasana pepohonan bambu menjuntai tinggi dengan udara sejuk ala Sagano Bamboo Forest di Jepang. Di sore hari, jalan-jalan ke Pantai Kenjeran untuk melihat pemandangan pesisir pantai berlatar Jembatan Suramadu yang megah bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.

Destinasi lainnya yang bisa ditelusuri adalah Kampung Arab, Kelenteng Sanggar Agung, Ekowisata Mangrove, dan Jalan Kembang Jepun.

Mohammad Hatta - Bukittinggi, Sumatra Barat



Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia ini lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 12 Agustus 1902. Anda bisa menelusuri jejak kehidupan Bung Hatta dengan jalan-jalan ke Rumah Kelahiran Bung Hatta yang terletak di Jalan Soekarno Hatta nomor 37, tak jauh dari Jam Gadang. Di rumah ini, Anda bisa melihat kamar bujang, kereta bugi, hingga informasi dan dokumentasi lainnya terkait Bung Hatta.

Di Bukittinggi, Anda juga bisa menjelajahi Lubang Jepang, salah satu terowongan terpanjang di Asia yang dulu pernah menjadi tempat perlindungan dan pelarian tentara Jepang. Tak jauh dari sana, juga ada Ngarai Sianok yang menyuguhkan perpaduan megah panorama lembah dan bukit-bukit.

Daya tarik Bukittinggi lainnya adalah Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan yang merupakan taman margasatwa tertua peninggalan Belanda di Indonesia. Setelah itu, Anda bisa berkunjung ke Fort de Kock yang sejak tahun 2002 diubah menjadi Taman Kota Bukittinggi dan Taman Burung Tropis. Jika ingin berbelanja atau mencicipi kuliner khas, Anda bisa datang ke kawasan Pasar Ateh yang terletak tak jauh dari Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan.

Ki Hajar Dewantara hingga Ahmad Dahlan - Yogyakarta

Yogyakarta merupakan tempat kelahiran banyak pahlawan nasional, seperti Ki Hajar Dewantara, Pangeran Diponegoro, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, hingga Ahmad Dahlan. Wilayah yang dikenal dengan penduduknya yang ramah dan biaya hidup terjangkau ini juga memiliki warisan wisata sejarah, budaya serta alam yang memesona.

Anda bisa mengunjungi Museum Ullen Sentalu dengan arsitektur bangunan bergaya Eropa Kuno untuk melihat warisan budaya dan kehidupan bangsawan dari Dinasti Mataram seperti Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, hingga Kadipaten Pakualaman. Apabila ingin melihat matahari terbit dan terbenam serta gemerlap bintang di malam hari, Tebing Breksi adalah pilihan terbaik yang menyajikan lanskap batu kapur dengan pahatan berbentuk naga nan indah. Selain itu, ada juga Bukit Isis Kulon Progo dengan pemandangan eksotisme ketinggian dan udara yang sejuk.

Anda ingin menikmati megahnya panorama samudera biru? Anda bisa berkunjung ke HeHa Ocean View. Apabila ingin mendapatkan pengalaman wisata alam lengkap, Anda bisa ke Kali Kuning Lereng Gunung Merapi. Selain itu, tempat wisata menarik lainnya yang bisa dikunjungi adalah Hutan Pinus Pengger, Jalan Malioboro, Puncak Widosari, Pantai Samas, Benteng Vredeburg, Tugu Yogyakarta, dan Kotagede.
   
Martha Tiahahu dan Pattimura - Maluku Tengah

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT