Kedung Pengilon, Ini Dia Niagara Mini Versi Kendal
- Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno
Kendal, Jawa Tengah - Banyak tempat-tempat indah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang jika ditelusuri dengan baik akan menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satunya adalah Kedung Pengilon.
Disebut kedung karena ini adalah sebuah bendung sungai yang membentuk kolam besar. Yang menarik, limpasan airnya menghasilkan air terjun yang panjang dan mengaliri batu-batu karang di bawahnya. Kalau dilihat mirip Niagara versi mini.
Kedung Pengilon berada di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kendal. Aksesnya bisa melalui Kota Kendal ke arah barat lalu belok ke selatan menuju Kecamatan Ngampel. Jaraknya sekitar 8 kilometer.
Sesampai di Ngampel lanjut ke Desa Jatirejo. Tanya saja pada penduduk sekitar lokasi Kedung Pengilon yang tak jauh dari pemukiman. Hanya saja, sekitar 50 meter menuju lokasi hanya bisa dilalui sepeda motor atau jalan kaki menyusuri tepi saluran irigasi.
Bendung Kedung Pengilon dibangun pada zaman pemerintahan Hindia Belanda, sekitar tahun 1930an. Digunakan untuk membendung sungai yang kemudian dialirkan ke saluran irigasi menuju lahan pertanian di bagian bawah. Sementara limpasan air yang tidak masuk saluran, menjadi air terjun kecil tetapi panjang. Limpasannya kemudian terurai lagi menjadi jeram kecil-kecil yang membelah batu padas di bawahnya.
Panjang limpasan air mencapai seratus meter, sedangkan ketinggiannya antara 5 hingga 10 meter. Panorama di sekitarnya sangat elok, dikelilingi bukit di sisi depan dan belakang. Pada sisi timur terdapat pintu air yang membelokkan air bendungan ke terowongan dalam bukit dan keluar menuju saluran irigasi.
Di atasnya terdapat jembatan besi peninggalan masa kolonial yang dipakai untuk akses warga dari dusun satu menuju dusun lainnya.
Sangat menarik. Tak heran jika tempat ini populer di kalangan fotografer. Sayangnya, tempat yang sempat dipercantik dengan beberapa fasilitas tersebut, saat ini kurang terawat karena sempat ditutup akibat pandemi.
Panorama alam asli dari Kedung Pengilon jauh lebih cantik daripada yang buatan. Apalagi, jika dijadikan latar belakang foto. Deretan jeram hasil limpasan airnya begitu segar dipandang. Apalagi batuan padas yang kemudian membentuk semacam tebing, dialiri jeram kecil yang seolah mengukir bebatuan tersebut.
Load more