News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksotisnya Pesisir Muncar Banyuwangi, Ada Deretan Perahu Dibalut Langit Senja

Ketika sore, dermaga ini menjadi spot favorit warga, menikmati senja. Mereka duduk di sekitar dermaga, bercengkrama lepas
Senin, 31 Januari 2022 - 06:10 WIB
Deretan perahu di pesisir Muncar dibalut langit sore yang indah
Sumber :
  • tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Angin semilir menyapa, ditemani deburan ombak. Deretan perahu nelayan berjajar rapi, warna - warni. Langit terlihat memerah di ufuk barat. Deretan gunung menjulang, seolah menari di kejauhan. Makin sore, terasa makin indah. Inilah eksotisnya pemandangan pesisir pendaratan ikan Muncar, Banyuwangi.

Setahun terakhir, pelabuhan yang dikenal dengan tempat pelelangan ikan (TPI)  ini makin dipercantik. Dermaga yang digunakan parkir perahu dibuat sangat rapi. Perahu khas warga pesisir diparkir berjajar. Bentuknya hampir sama, hanya warna yang membedakan. Ketika sore, dermaga ini menjadi spot favorit warga, menikmati senja. Mereka duduk di sekitar dermaga, bercengkrama lepas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dermaga TPI sekarang makin indah. Menjadi destinasi wisata yang cukup ramai," kata tokoh nelayan Muncar, Hasan Basri. 

Dermaga ini dikelola oleh Pelindo. Setiap harinya, ribuan perahu nelayan bongkar muat hasil tangkapan ikan di kawasan ini. Tak heran, jika pelabuhan ini selalu sibuk. Kecuali musim purnama, nelayan libur massal. 

Ketika libur, ribuan perahu diparkir sangat rapi. Bentuknya yang unik dan warna yang mencolok sangat cocok untuk latar belakang berswafoto. Wajar, jika setiap hari tak pernah sepi pengunjung. Terutama sore hari, bahkan hingga tengah malam. 

Menjelang malam, pengunjung makin ramai. Menikmati langit senja sambil menikmati berbagai kuliner yang ditawarkan. Ada jagung bakar, kopi hingga ikan bakar. Bagi kalangan orang tua bisa memanjakan anak-anak dengan aneka permainan. 

Masuk di kawasan ini tak dipungut biaya, hanya retribusi untuk kendaraan roda empat. Tarifnya cukup murah Rp 5.000 saja. Begitu masuk, pengunjung bisa berkeliling menikmati indahnya pesisir. Di ujung timur, hamparan laut selat Bali terlihat tenang. Dari kejauhan, kerlip lampu perahu terlihat melambai. Sementara, dari sisi barat, langit memerah pertanda senja. Benar-benar eksotis.

"Sekarang memang makin ramai setiap hari, banyak wisatawan lokal yang datang," ujar Hasan Basri. 

Pesisir Muncar sejak lama dikenal sebagai pusat pendaratan ikan terbesar kedua di Indonesia, setelah Bagan Siapi-api. Konon, pelabuhan ini sudah ada sejak zaman Majapahit. Tak heran jika di pesisir ini hidup subur perkampungan nelayan. (Happy Oktavia/rey) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT