News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menikmati Pemandangan Malam Jalur Pantura Pati–Kudus dari Ketinggian Bukit Patiayam

Ketinggian puncak Patiayam hanya sekitar 350 MDPL, malam hari kita bisa melihat indahnya kerlap-kerlip lampu kendaraan yang lewat di jalur pantura Pati - Kudus
Senin, 17 Januari 2022 - 08:52 WIB
Pemandangan malam hari suasana jalan Pantura Pati – Kudus, dari puncak bukit Patiayam.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Perbukitan Patiayam yang berada di Kabupaten Kudus dan sebagian Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyimpan pesona indah yang belum dilirik banyak orang. Salah satunya adalah berkemah atau camping di gunung purba tersebut.

Anda yang ingin camping di kawasan perbukitan Patiayam bisa mencobanya di puncak Patiayam Desa Sukobubuk, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski puncak Patiayam ketinggiannya hanya sekitar 350 MDPL, namun saat malam hari dari depan tenda kita bisa melihat sensasi indahnya kerlap kerlip lampu kendaraan yang lewat di jalur pantura Pati - Kudus, dan pijar lampu perkampungan di Pati dan Kudus yang hanya berjarak beberapa kilometer dari perbukitan Patiayam.

Salah seorang pengunjung, Sinarto, mengatakan camping di perbukitan Patiayam adalah liburan alternatif yang tepat untuk menikmati akhir pekan. Sinarto mengaku sangat terkesan dengan pesona malam yang ditawarkan perbukitan Patiayam ini.

“Camping di Patiayam ternyata sangat indah. Saat sore hari disebelah selatan kita bisa melihat suasana padatnya lalu lintas di jalan Pantura Pati-Kudus. Saat malam hari kita bisa melihat kerlip sorot lampu kendaraan yang lewat. Dan saat siang hari kita melihat ke sebelah utara akan terlihat pemandangan pegunungan Muria” ujarnya, Minggu (16/1/2022).

Meskipun saat siang hari nampak gersang, tetapi pesona malam yang ditawarkan tidak kalah menarik dengan pegunungan lainnya. Bisa menikmati embusan angin malam sembari menyeruput kopi sambil menghangatkan badan di api unggun.


Menurut Sinarto, untuk camping di perbukitan Patiayam Desa Sukobubuk, Kecamatan
Margorejo, Pati ini memang tidak ada lahan khusus yang disediakan. Tetapi, ia mencoba meminta izin kepada warga yang mempunyai lahan di ketinggian itu, untuk kemudian didirikan tenda. Karena keramahan masyarakat Sokobubuk, akhirnya Sinarto bersama empat temannya yang lain bisa mendirikan tenda di perbukitan Patiayam.

“Awalnya iseng iseng minta ijin ke warga yang punya lahan disini untuk berkemah, Alhamdulillah diijinkan, ya sudah akhirnya kita berkemah disini (bukit Patiayam),” ujarnya.

Sinarto menambahkan, saat malam hari hembusan angin cukup kencang lantaran di perbukitan Patiayam kondisinya gersang, hanya sedikit pohon besar yang tumbuh. Sehingga, apabila berkemah atau camping di puncak perbukitan Patiayam harus mempersiapkan jaket yang tebal. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT