Ingin Beli Mobil Pertama, Beli Baru atau Cukup Second Aja? Ternyata Sebaiknya yang Dipilih...
- Pexels/Gustavo Fring
"Di sini tricky-nya, lu bisa ngelihat mobilnya rapi, bagus, harganya masih oke, kilometer masih rendah, tapi ternyata zonk."
"Jadi harus ada benar-benar orang yang bisa lihat mobilnya tuh benar-benar keseluran dan ngerti. Bahkan sekarang setahu gua ada jasa-jasa inspeksi mobil, kok. Jadi enggak perlu takut (kalau beli mobil second)," jelas Theo Derick.
- Pexels/Gustavo Fring
Â
Hal ketiga yang jadi fokus Theo Derick adalah gengsi dari orang yang ingin membeli mobil tersebut. Alhasil, bisa mempertimbangkan ingin membeli mobil baru atau second.
Selain itu, dari segi interior juga bisa berbeda. Pasalnya, mobil second bisa saja mengalami facelift dan mungkin saja ada perubahan interior yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya.
"Mungkin (mobil second dan baru) sama interior beda-beda dikitlah. Kalau mobil tiap tahun ada facelift, berubah dikit lebih canggih dan lebih bagus," ujar Theo Derick.
Sementara itu, apabila membeli mobil baru, maka interior-nya masih asli dan belum ada perubahan yang terjadi. Pasalnya sang pembeli akan menjadi tangan pertama dari mobil tersebut.
"Nah, mungkin kalau beli mobil baru bagusnya adalah tangan pertama, gak bekas dari orang sama sekali. Jadi, dari awal lu sudah menikmati kebaruan itu," katanya.
Theo Derick juga membagikan pengalamannya saat membeli mobil pertamanya. Saat itu ia memilih untuk membeli mobil baru daripada second untuk pemakaian pribadi.
Kesimpulannya, jika Anda ingin mobil pertama, kembali lagi kepada preferensi masing-masing. Anda bisa menyesuaikannya dengan budget hingga kondisi mobil yang ingin dibeli. (ism)
Load more