News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Lab Kasus Gagal Ginjal Akut Berbeda, Ini Penjelasan Menkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengkonfirmasi adanya perbedaan hasil uji Labkesda DKI Jakarta dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait peredaran obat sirop Praxion yang diduga menjadi penyebab kasus baru gagal ginjal akut pada anak. 
Rabu, 8 Februari 2023 - 22:33 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengkonfirmasi adanya perbedaan hasil uji Labkesda DKI Jakarta dengan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait peredaran obat sirop Praxion yang diduga menjadi penyebab kasus baru gagal ginjal akut pada anak. 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan pada dua lab tersebut berbeda kesimpulan terkait obat sirop yang telah beredar di masyarakat itu dengan dugaan tercemar senyawa Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil dari Labkesda DKI memang memberikan indikasi positif (tercemar EG dan DEG). Pada saat yang sama kita juga langsung mengontak ke BPOM dan sampelnya dikirim ke sana dan memang ada perbedaan data," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Rabu (8/2/2023). 

Budi menuturkan perbedaan hasil uji lab dari obat sirop tersebut usai didapatinya kasus baru gagal ginjal akut pada anak yang terjadi di wilayah DKI Jakarta. 

Menurutnya seorang bayi yang belum genap berusia satu tahun dinyatakan meninggal dunia usai dinyatakan mengidap gagal ginjal akut usai diduga mengkonsumsi obat sirop Praxion. 

"Memang kita mengidentifikasi bulan ini ada dua. Jadi sudah sekian lama berhenti, sekarang ada dua. Tapi satu konfirm itu bukan gagal ginjal akut, yang satu konform gagal ginjal akut kemudian yang bersangkutan dirujuk dua kali," kata Budi. 

"Jadi sebelum sampai ke RSCM sehingga pada saat tiba di RSCM kita kasih promezol sudah terlambat. Jadi pada hari yang sama yang bersangkutan meninggal dan usianya di bawah satu tahun," sambungnya. 

Sementara itu, Budi memastikan pihaknya telah mengirim sampel obat sirop tersebut ke laboratorium independen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah itu dilakukan pihaknya guna memastikan hasil obat sirop tersebut tercemar atau tidaknya dengan senyawa EG dan DEG. 

"Labnya BPOM tidak positif, Labkesda DKI positif. Kemenkes sudah mengirim ke 4 lab independen yang lain untuk bisa memastikan hasilnya seperti apa," pungkasnya. (raa/ebs) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT