GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Disalahartikan, Berikut Perbedaan Penyakit Usus Buntu dan Maag

Secara sederhana, penyakit usus buntu merupakan peradangan pada usus buntu atau apendiks, yang umumnya ditandai dengan nyeri di perut bagian kanan bawah...
Rabu, 11 Januari 2023 - 21:35 WIB
ilustrasi sakit perut
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Secara sederhana, penyakit usus buntu merupakan peradangan pada usus buntu atau apendiks, yang umumnya ditandai dengan nyeri di perut bagian kanan bawah.

Terkait penyebab masalah usus buntu sendiri, umumnya bisa disebabkan karena ada sumbatan, baik kotoran, benda asing, maupun tumor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesehariannya, masih ada di antara kita yang masih bingung membedakan antara gejala penyakit usus buntu dan penyakit maag.

Penyakit usus buntu dan penyakit maag sendiri penyakit yang sama-sama menyerang bagian perut. Sehingga sekilas gejalanya hampir sama.

Namun, ternyata keduanya memiliki perbedaan? Melansir laman HaloDoc, berikut pembahasannya:

Perbedaan Penyakit Usus Buntu dan Maag

tvonenews

Bagian usus buntu adalah organ yang berbentuk kantong kecil dan tipis yang terhubung pada usus besar. Penyakit usus buntu yakni peradangan yang terjadi pada bagian tersebut. 

Penderita biasanya akan merasa nyeri pada perut kanan bagian bawah dan bila dibiarkan, infeksi dapat menjadi serius dan menyebabkan usus buntu pecah. Kondisi ini lah yang bisa membahayakan nyawa pengidapnya.

Gejala utama yang muncul berupa rasa nyeri pada bagian perut. Rasa nyeri yang dirasakan biasanya berawal dari pusar, lalu bergerak ke bagian kanan bawah perut.

Dalam waktu beberapa jam, rasa nyeri dapat bertambah parah. Terutama saat bergerak, menarik napas dalam, batuk, atau bersin. Gejala lainnya, meliputi mual, demam, diare, perut kembung, kehilangan nafsu makan, dan tidak bisa kentut.

Sedangkan penderita penyakit maag cenderung mengalami gejala berupa rasa nyeri dan panas pada lambung yang terjadi akibat sejumlah kondisi. Di antaranya luka terbuka pada lapisan dalam lambung, infeksi bakteri, efek samping penggunaan obat antiinflamasi, dan stres.

Gejala maag biasanya akan bersifat ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan dokter.

Penyakit maag baru dikatakan parah jika muncul gejala, seperti nyeri ulu hati, sulit menelan, muntah, dan adanya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Penyakit ini akan bertambah parah jika pengidapnya mengalami stres.

Namun, ada baiknya kamu memeriksakan kepada dokter untuk memastikan gejala yang kamu rasakan akibat penyakit usus buntu atau gangguan maag.

Penyebab Terjadinya Usus Buntu dan Maag

Sering Disalahartikan, Berikut Perbedaan Penyakit Usus Buntu dan Maag
Freepik/orion_production

Dilansir dari laman HaloDoc, usus buntu terjadi karena rongga usus buntu mengalami infeksi karena bakteri berkembang biak dengan cepat dan membuat usus buntu meradang, bengkak, bahkan bernanah.

Beberapa hal yang bisa jadi penyebab terjadinya usus buntu, yaitu:

  • Adanya hambatan pada pintu rongga usus buntu.
  • Adanya pembengkakan jaringan pada dinding usus buntu karena infeksi pada saluran pencernaan.
  • Adanya cedera pada perut.
  • Adanya pertumbuhan parasit yang menyumbat rongga usus buntu.

Sedangkan penyebab seseorang bisa mengidap penyakit maag adalah gaya hidup yang kurang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa di antaranya seperti merokok, alkohol, terlalu banyak mengonsumsi kafein dan minuman bersoda. Pemicu lain adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, berlemak, dan berminyak. Bahkan penyakit maag juga bisa timbul karena stres. (Mzn)
 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT