News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Tummy Time dan Manfaatnya untuk Bayi?

Tummy time adalah posisi bayi tengkurap dan menjadikan perut sebagai tumpuannya selama beberapa saat. Tummy time ini termasuk aktifitas fisik untuk sang bayi.
Rabu, 30 November 2022 - 10:06 WIB
Tummy Time Ilustrasi by Pexels.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Sejak usia dini perkembangan anak wajib diperhatikan oleh para orang tua, karena di usia-usia awal tersebut bisa menjadi salah satu penentu pada perkembangan anak kelak ketika sudah beranjak dewasa. Ada beberapa langkah sederhana namun penting  yang harus orang tua berikan sejak anak-anak masih dalam usia bayi, salah satunya adalah dengan memberikan tummy time.

Apa itu tummy time? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tummy time adalah posisi bayi tengkurap dan menjadikan perut sebagai tumpuannya selama beberapa saat. Tummy time ini termasuk aktifitas fisik untuk sang bayi, sama seperti kegiatan olahraga bagi orang dewasa. 
Lalu apa manfaatnya tummy time untuk bayi? 

Dikutip dari jurnal seorang dokter anak di Children’s Hospital Boston, Joanne Cox M.D, tummy time dapat melatih semua otot di bagian tubuh atas, seperti leher, punggung, dan lengan. Saat tengkurap, bayi akan belajar menyeimbangkan tubuh dan mengangkat kepala. Aktifitas sederhana ini lah yang kelak berperan dalam perkembangan lanjutan seperti duduk, berguling hingga berjalan.

Tak hanya itu, tummy time memiliki beberapa manfaat lain untuk sang buah hati di antaranya, membangun kekuatan otot tubuh bagian atas, mengembangkan keterampilan motorik dengan memegang dan meraih sesuatu, mencegah kepala bayi peyang atau sindrom kepala datar (plagiocephaly), mendorong pertumbuhan tepat waktu, menumbuhkan kemandirian dan kemauan belajar, dan membentuk keintiman antara orang tua dan bayi.

Coulter O’Berry, fisioterapis di Children Healthcare of Atlanta, Amerika Serikat mengatakan bayi yang jarang tummy time, salah satu risikonya dapat mengalami ketegangan di bagian otot leher atau tortikolis, di mana bayi tidak dapat menggerakkan lehernya secara sempurna sehingga kepalanya miring secara tidak wajar karena otot leher kaku. Bahkan bayi yang jarang melakukan tummy time seringkali mengalami keterlambatan gerak.

Terus kapan bayi harus tummy time?

Tak ada waktu khusus bagi bayi dapat diajak untuk tummy time. Bahkan sejak baru lahir atau nol hari, bayi sudah dapat menikmati tummy time saat Inisiasi Menyusu Dini (IMD) atau saat bayi ditengkurapkan di atas dada ibu sesaat setelah lahir. 

Orang tua pun tak perlu panik jika bayi rewel atau menundukan kepala saat ditengkurapkan untuk pertama kalinya. Rutinitas ini akan menjadikan bayi terbiasa dan merasa nyaman dengan perut yang digunakan sebagai penyangga.

Dikutip dari beberapa sumber terdapat beberapa panduan untuk melakukan tummy time. Saat bayi usia 0-3 bulan coba sesi tummy time selama kurang lebih 3 hingga 5 menit, perhatikan respon bayi dan tanda kapan orang tua harus mengembalikan ke posisi terlentang. 

Memasuki usia 4 bulan, rata-rata bayi telah dapat menghabiskan waktu 1 jam untuk tummy time dalam sehari. Orang tua tak perlu panik jika bayi belum berada di fase ini, tetap bersabar dan gunakan mainan untuk merespon bayi mengangkat dan menggerakkan kepalanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada usia 6 bulan ke atas, orang tua akan benar-benar melihat buah hatinya bertambah kuat, dan keterampilan motoriknya juga meningkat. Tummy time akan menjadi sesi favorit si kecil dan orang tua. Gunakan lebih banyak mainan dan variasi gerakkan saat bayi memasuki usia ini.

Meski telah berusia 6 bulan ke atas, tidak berarti bayi berhenti menikmati tummy time. Di usia 6 atau 7 bulan, bayi umumnya telah terbiasa tengkurap, namun perlu diingat orang tua pun harus tetap mengawasi buah hati saat tengkurap, jangan meninggalkan bayi tanpa pengawasan dan tanpa fasilitas untuk tummy time. Semoga bermanfaat!(Rbo/Dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT