News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Resistensi Antibiotik

Dokter mengingatkan bahaya yang timbul pada seseorang sebagai akibat dari infeksi bakteri yang resistensi atau kebal terhadap antibiotik.
Kamis, 17 November 2022 - 16:20 WIB
Ilustrasi Obat
Sumber :
  • pexels

Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropik dan infeksi dari dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Robert Sinto, Sp.PD, K-PTI mengingatkan bahaya yang timbul pada seseorang sebagai akibat dari infeksi bakteri yang resistensi atau kebal terhadap antibiotik.

“Mengapa menjadi masalah karena hal-hal sederhana (infeksi sederhana), kalau (contoh) yang lebih ekstrem lagi misalnya kita jatuh lalu kena infeksi oleh kuman kebal antibiotik. Yang harusnya kita bisa bunuh dengan antibiotik biasa, sekarang bisa menjadi berat dan bisa berakhir kematian,” kata Robert dalam bincang virtual diikuti di Jakarta, Kamis (17/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika seseorang sudah terinfeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik, Robert mengatakan tenaga kesehatan masih dapat mengupayakan pengobatan walaupun akan menjadi lebih sulit dibandingkan pengobatan infeksi oleh kuman yang tidak kebal antibiotik.

“Tapi masih ada banyak yang kita upayakan. Salah satunya dengan kombinasi antibiotik, atau nanti dokter akan bisa mengakali misalnya penggunaan obatnya diperpanjang atau penggunaan obatnya dosisnya digandakan. Tentu dokter memiliki keilmuan untuk itu,” terang dia.

Robert menekankan bahwa kombinasi antibiotik hanya diperlukan dalam kasus tertentu saja. Pada kasus resistensi antibiotik, pemberian kombinasi obat tersebut bertujuan untuk menyerang bakteri di titik yang berbeda dengan harapan bakteri menjadi tereradikasi.

Selain itu, upaya lain yang dapat dilakukan tenaga medis misalnya menggunakan antibiotik baru yang bertujuan untuk mengatasi infeksi oleh kuman-kuman yang sudah kebal antibiotik. Meski demikian, walaupun ada, ketersediaan antibiotik yang baru masih sedikit jumlahnya.

Robert mengatakan kondisi resistensi antibiotik dapat disembuhkan ketika episode infeksi telah dikatakan selesai. Akan tetapi, risiko untuk infeksi berulang masih tetap ada.

Kemudian menurut penelitian, imbuh Robert, bakteri yang resisten bisa menjadi sensitif kembali terhadap antibiotik apabila penggunaan antibiotik tersebut direduksi. Meski begitu, kembalinya sensitivitas itu terjadi pada tahun berikutnya setelah pengurangan obat dilakukan.

“Ada penelitian menunjukkan bahwa ketika antibiotik itu turun penggunaannya atau mulai dijarangkan penggunaannya, ternyata kumannya bisa menjadi sensitif lagi atau menjadi peka lagi terhadap antibiotik,” kata dia.

Robert menyebutkan bahwa angka kematian akibat resistensi antibiotik lebih tinggi dibandingkan dengan infeksi oleh bakteri yang tidak kebal obat. Bahkan dunia memprediksi bahwa resistensi akan menjadi masalah kesehatan yang lebih tinggi dibanding masalah kelaparan.

“Orang infeksi dengan kuman yang biasa saja, angka kematiannya ada. Apalagi infeksi oleh kuman kebal obat. Kematiannya tinggi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, Robert menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam upaya pencegahan resistensi antibiotik mengingat pencegahan lebih baik daripada mengobati. Dia juga mengingatkan pentingnya sikap kehati-hatian dalam konsumsi antibiotik. Jenis obat ini bukanlah obat untuk demam dan hanya boleh diresepkan oleh dokter jika pasien terindikasi mengalami infeksi bakteri.

“Kalau bukan infeksi bakteri tidak perlu antibiotik. (Jika) dokter tidak memberikan antibiotik, jangan dipaksa memberikan antibiotik. (Kalau) dokter memberikan antibiotik, tanya, ‘Dok, kenapa saya butuh antibiotik’, jadi sama-sama kita saling mengingatkan bahwa kalau memang tidak perlu antibiotik, tidak perlu diberikan,” kata Robert. (ant/put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menilai wacana penempatan Polri di bawah kementerian merupakan bentuk distorsi terhadap semangat reformasi 1998.
Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Pemerintah Indonesia memantau ketegangan yang kembali meningkat di Yaman, khususnya di wilayah selatan, menyusul serangkaian serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi ke provinsi al-Dhale pada Rabu (7/1/2026) waktu setempat yang menewaskan empat warga sipil dan melukai enam lainnya.
Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah akan memperbaiki rumah warga yang rusak akibag banjir bandang di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari
Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Terungkap alasan sebenarnya wanita bernama Khairun Nisya (23) nekat menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT