News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Air Hujan Aman untuk Dikonsumsi? Simak Fakta Berikut Ini

Air merupakan satu komponen penting untuk setiap mahluk hidup, mulai dari tumbuhan, hewan bahkan manusia. Faktanya sebanyak 60% tubuh manusia terdiri dari air.
Senin, 29 Agustus 2022 - 07:53 WIB
ilustrasi air hujan
Sumber :
  • pixabay

Air merupakan satu komponen penting untuk setiap mahluk hidup, mulai dari tumbuhan, hewan bahkan manusia. Dan faktanya bahwa sebanyak 60% tubuh manusia terdiri dari air.

Tubuh manusia kehilangan air melalui berbagai proses biologis alami, seperti berkeringat, buang air besar maupun kecil. Dengan meminum banyak air setiap hari akan membantu tubuh kekurangan cairan dan menjaga tubuh tetap sehat dan berfungsi dengan optimal.
Untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh,  biasanya orang akan mendapatkan air melalui berbagai cara mulai dari air keran, air sumur, mata air atau air minum kemasan. Tapi pernah kah terpikir apakah air hujan aman untuk diminum, berikut ulasannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari halaman phys.org, menurut Ian Cousins, seorang profesor dan penulis utama studi yang diterbitkan Environmental Science and Technology pada 02 Agustus 2022 lalu menyebutkan bahwa tidak ada tempat di bumi dimana hujan aman untuk diminum.

“Menurut pengukuran yang telah kali lakukan, tidak ada tempat di bumi ini dimana hujan aman untuk diminum,” katanya.

Bahkan dalam sepuluh tahun terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa kini air hujan sudah terkontaminasi oleh PFAS dibeberapa belahan dunia, bahkan diwilayah yang terpencil di bumi sekalipun seperti Tibet dan Antartika. Tingkat air hujan berada di atas pedoman air minum yang diusulkan oleh EPA (Badan Perlindungan Lingkungan) Amerika Serikat.

Sedangkan air hujan pada dua tempat yang dianggap masih alami itu sudah mengandung PFAS 14 kali lebih tinggi dari batas ambang air minum sehat yang diusulkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan, Amerika Serikat.

Setelah menemukan bahwa bahan tersebut sangat berbahaya bagi tubuh. Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah menerbitkan pedoman penggunaan PFAS secara signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan PFAS dapat mempengaruhi respon imun pada anak-anak terhadap vaksin. Bahkan jika tertelan PFAS akan menumpuk didalam tubuh jika tertelan. Berdasarkan beberapa penelitian, paparan PFAS dapat menyebabkan masalah kesuburan, perkembangan anak, hingga peningkatan risiko obesitas atau kanker tertentu.

Sedangkan PFAS atau zat perfluoroalkyl dan polyfluoroalkyl ini adalah bahan kimia berbahaya buatan manusia yang memiliki sifat lamban terurai dan dihancurkan. PFAS ini biasa digunakan untuk industri furniture, otomotif, elektronik hingga industri tekstil. Bahkan kita bisa temukan PFAS ini pada kemasan shampo atau kosmetik.   

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT