Stop Makan 2 Bahan Ini Selama Ramadhan, InsyaAllah Badan Jadi Lebih Bugar
- Ilustrasi AI

- Pexels/Thirdman
Strategi Mengurangi Gula Olahan Saat Puasa
Bagi yang ingin sensitivitas insulin meningkat selama Ramadhan, dr Zaidul Akbar menekankan pentingnya menekan konsumsi gula dan karbohidrat olahan.
Dalam satu piring makanan, komposisi ideal menurutnya lebih banyak diisi sayuran dan protein, sementara karbohidrat tetap ada namun tidak mendominasi.
Ia juga mengingatkan bahwa ajaran Islam telah mengenalkan pilihan sumber rasa manis yang lebih alami dan menyehatkan.
"Makanya Nabi SAW mengajarkan kita untuk makan gula yang sehat, seperti kurma. Tapi nggak boleh berlebihan juga," ujarnya.
Langkah praktis yang bisa dicoba adalah mulai mengurangi hingga menghentikan penggunaan gula pasir selama Ramadhan.
"Kalau bisa menurut saya stop gula pasir," kata dr Zaidul Akbar.
Sebagai pengganti, rasa manis dapat diperoleh dari madu atau sumber gula alami yang kaya serat.
Bahkan, dr Zaidul Akbar juga menyarankan untuk menghindari makanan berbahan dasar terigu selama bulan puasa karena termasuk dalam kategori gula olahan.
"Di Ramadhan nanti, nggak ada lagi makan produk-produk berbasis terigu. Itu kan gula olahan," tutur dr Zaidul Akbar.
Jika pola ini dijalankan secara konsisten sepanjang bulan Ramadhan, perubahan positif seperti berat badan yang lebih terkontrol, energi yang meningkat, hingga tubuh terasa lebih ringan biasanya mulai dirasakan menjelang akhir bulan. (gwn)
Load more