Daan Mogot Banjir jadi Tempat Bermain Air Anak, Dokter Ingatkan Bahaya Penyakit ini
- tvonenews.com/ Julio
Jakarta, tvonenews.com- Jakarta beberapa waktu ini diguyur hujan dengan intensitas yang sedang sampai lebat mengakibatkan banjir, seperti di wilayah Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

- tvonenews.com/Julio Trisaputra
Dalam pantauan tim tvonenews.com pada Jumat (23/1) pukul 13.00 WIB di daerah Daan Mogot, Jakarta Barat. Terlihat beberapa jalan tergenang air dengan ketinggian mencapai 40 centimeter.Â
Terlihat dari beberapa hasil foto, kawasan Daan Mogot sempat mengalami lumpuh. Sebab disejalan Daan Mogot ada yang banjir, sampai-sampai jadi tempat bermain anak-anak.Â

- tvonenews.com/ Julio
Ditambah juga, adanya info yang disebarkan dalam Whatsapp group RT setempat, kalau masyarakat diharapkan untuk berhati-hati karena ada beberapa titik banjir. Salah satu wilayah tersebut masuk wilayah Rawa Buaya sekitaran Daan Mogot.Â
Banjir di Wilayah Jakarta (154 RT ), ada Jakarta Barat terdapat 38 RT, diantaranya:
- Kel. Duri Kosambi*: 5 RT
Ketinggian: 50 s.d 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke
- Kel. Kapuk: 5 RT
Ketinggian: 40 s.d 65 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Kedaung Kali Angke: 8 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Rawa Buaya: 7 RT
Ketinggian: 45 s.d 150 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Kedoya Selatan: 4 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan
- Kel. Kedoya Utara: 7 RT
Ketinggian: 15 s.d 80 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Sukabumi Utara: 1 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Kembangan Selatan: 1 RT
Ketinggian: 35 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Pesanggrahan
- Kel. Meruya Selatan: 1 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
- Kel. Kota Bambu Selatan: 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Istimewa
Pesan Dokter untuk Masyarakat
Sehubungqn dengan kondisi banjir di Jakarta hari ini (23/1) diimbau agar masyarakat untuk berhati-hati pada beberapa penyakit dimusim hujan atau penyakit yang dialami saat banjir.
Salah satunya, ada diare dan gangguan saluram pernafasan atau ISPA dan Flu atau Pilek yang harus dipahami oleh masyarakat. Anak-anak yang bermain di tengah banjir tentunya bukan hal yang disarankan.
"Banjir bukan hanya soal air, tapi soal kesehatan. Deteksi dini dan penanganan cepat bisa menyelamatkan nyawa," pesan Praktisi kesehatan masyarakat, dr. Ngabila Salama, MKM kepada tvonenews.com Jumat (23/1).
Lebih lanjut, kata dr Ngabila masyarakat harus paham, terutama orang tua. Bila air banjir bukan air bersih. Ia membawa kuman, bakteri, virus, parasit, limbah, hingga kotoran hewan.Â
"Karena itu, begitu muncul gejala, jangan tunggu parah," tegasnya.
Dengan demikian, apabila anak mengalami sakit seperti demam, pegal, atau badan menggigil. Segeralah istirahat cukup, lalu minum air matang atau oralit, dan kompres hangat
"Bila demam > 3 hari, segera ke fasilitas kesehatan," katanya lagi.(klw)
Â
Load more