News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asam Urat Tak Datang Tiba-Tiba, Begini Cara Menjaga Kadar Purin Tetap Normal dan Nyeri Tak Datang Mendadak

Kurang minum air membuat asam urat lebih mudah mengendap, terutama pada orang dengan aktivitas tinggi atau sering terpapar panas. Asam urat sering kali datang
Kamis, 8 Januari 2026 - 22:52 WIB
Ilustrasi Asam Urat Tak Datang Tiba-Tiba, Begini Cara Menjaga Kadar Purin Tetap Normal dan Nyeri Tak Datang Mendadak
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Asam urat sering kali datang tanpa peringatan. Banyak orang baru menyadari risikonya saat nyeri hebat menyerang sendi, terutama di kaki dan lutut. 

Padahal menurut Mayo Clinic dan National Health Service (NHS) Inggris, asam urat merupakan penyakit radang sendi kronis yang bisa dicegah jika dikenali sejak awal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah tips praktis dan realistis untuk membantu mencegah asam urat sebelum nyeri mengganggu aktivitas harian.

1. Perbanyak Minum Air Putih Setiap Hari

Minum air putih yang cukup merupakan langkah paling sederhana namun krusial dalam mencegah asam urat. 

Air membantu ginjal membuang kelebihan asam urat melalui urin. NHS Inggris merekomendasikan asupan cairan yang cukup setiap hari agar metabolisme berjalan optimal dan risiko pembentukan kristal asam urat di sendi dapat ditekan.

Kurang minum air membuat asam urat lebih mudah mengendap, terutama pada orang dengan aktivitas tinggi atau sering terpapar panas.

2. Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Purin

Purin adalah senyawa alami yang saat dipecah tubuh akan menghasilkan asam urat. Makanan seperti daging merah, jeroan, seafood tertentu, serta kaldu kental diketahui tinggi purin. 

Harvard Health Publishing menyarankan pembatasan konsumsi makanan tersebut, terutama bagi individu yang memiliki riwayat asam urat atau kadar asam urat tinggi.

Sebagai gantinya, perbanyak sayur, buah, dan sumber protein rendah purin seperti telur dan kacang-kacangan dalam jumlah seimbang.

3. Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Berat badan berlebih tidak hanya membebani sendi, tetapi juga meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Studi di negara maju menunjukkan bahwa obesitas berkaitan erat dengan gangguan metabolisme purin dan menurunnya kemampuan ginjal dalam membuang asam urat.

Menurunkan berat badan secara bertahap melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik terbukti membantu menurunkan kadar asam urat serta mengurangi risiko serangan nyeri mendadak.

4. Rutin Bergerak, Jangan Terlalu Lama Duduk

Gaya hidup sedentari atau minim gerak menjadi faktor risiko utama di era modern. Aktivitas fisik ringan hingga sedang seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan fungsi metabolisme.

Menurut rekomendasi lembaga kesehatan internasional, olahraga rutin juga membantu menjaga fleksibilitas sendi dan mengurangi peradangan, sehingga sendi lebih siap menghadapi beban harian.

5. Kurangi Minuman Manis dan Alkohol

Minuman tinggi gula, terutama yang mengandung fruktosa, terbukti meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa konsumsi minuman bersoda dan minuman manis berkaitan dengan meningkatnya kasus asam urat pada usia produktif.

Alkohol, terutama bir, juga diketahui menghambat pembuangan asam urat. Menguranginya dapat menjadi langkah preventif yang signifikan.

6. Kelola Stres dan Perbaiki Pola Tidur

Stres kronis dan kurang tidur sering diabaikan, padahal keduanya memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh. Ketika tubuh stres, proses pembuangan zat sisa termasuk asam urat menjadi kurang optimal.

Pola tidur yang cukup dan manajemen stres yang baik membantu tubuh melakukan regenerasi dan menjaga kestabilan sistem metabolik.

7. Dukung Tubuh dengan Nutrisi Pendamping yang Tepat

Selain pola hidup sehat, sebagian orang memilih nutrisi alami dari Etawanesia sebagai pendukung harian untuk membantu metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan sendi. 

Salah satunya adalah susu kambing Etawa yang diperkaya bahan alami seperti daun kelor, yang dikonsumsi sebagai nutrisi pendamping, bukan sebagai obat.

Pendekatan ini sebaiknya tetap dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan gaya hidup aktif untuk hasil yang optimal.

Asam urat bukan penyakit yang muncul dalam semalam. Nyeri hebat yang sering disebut sebagai “king of diseases” biasanya merupakan puncak dari proses panjang yang berlangsung diam-diam di dalam tubuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menerapkan langkah pencegahan sejak dini, mulai dari pola makan, hidrasi, aktivitas fisik, hingga manajemen stres—risiko asam urat dapat ditekan secara signifikan.

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Menjaga tubuh tetap seimbang adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik, tanpa harus menunggu nyeri sendi datang menghantui. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT