Super Flu Sudah Masuk Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejala dan Langkah Penanganannya
- AI ChatGPT
“Flu bukan sekadar pilek. Flu bisa sangat parah,” tegasnya.
Berikut beberapa langkah yang dianjurkan saat gejala flu berat muncul:
1. Istirahat dan terapkan PHBS
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting dilakukan sebagai langkah awal menghadapi penyakit menular.
Hal ini meliputi istirahat cukup, memperbanyak asupan cairan, serta membatasi kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan.
2. Gunakan obat pereda gejala secara bijak
Obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri.
Namun, masyarakat diingatkan untuk tidak mengonsumsi paracetamol secara berlebihan, mengingat banyak obat flu yang sudah mengandung zat tersebut.
3. Pertimbangkan penggunaan antivirus
Untuk kasus flu yang tergolong berat, obat antivirus dapat menjadi pilihan.
Di Amerika Serikat, CDC merekomendasikan beberapa antivirus seperti Tamiflu, Xofluza, Relenza, dan Rapivab.
Obat-obatan ini paling efektif jika diberikan pada fase awal gejala, namun penggunaannya tetap harus melalui konsultasi dokter.
4. Kenali tanda bahaya
Segera cari bantuan medis jika muncul demam tinggi yang tak kunjung turun, tanda-tanda dehidrasi, nyeri dada, atau kesulitan bernapas.
Dalam kondisi normal, flu biasanya membaik dalam waktu 5–7 hari, namun risiko komplikasi tetap ada.
5. Tetap di rumah saat sakit
Para ahli menyarankan penderita flu untuk tetap beristirahat di rumah hingga demam benar-benar hilang selama 24 jam tanpa bantuan obat dan kondisi tubuh membaik.
Langkah ini penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus mencegah penyebaran virus ke orang lain.
Dengan kewaspadaan, penerapan pola hidup sehat, dan penanganan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat menghadapi ancaman super flu dengan lebih tenang dan aman. (gwn)
Load more