GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspadai Keracunan Makanan, Begini Langkah Pertolongan Pertama yang Aman dan Tepat di Rumah

dr. Saddam Ismail jelaskan langkah aman pertolongan pertama keracunan makanan di rumah, mulai dari atasi mual, cegah dehidrasi, hingga perawatannya.
Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:31 WIB
Ilustrasi Keracunan Makanan
Sumber :
  • Freepik/jcomp

tvOnenews.com - Kasus keracunan makanan dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Penyebabnya beragam, mulai dari makanan yang tidak higienis, bahan makanan yang sudah basi, hingga paparan bakteri, virus, atau parasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa kebanyakan kasus keracunan makanan disebabkan oleh infeksi bakteri, namun bisa juga karena jamur dan virus yang mengontaminasi makanan sebelum dikonsumsi.

“Penyebab keracunan makanan yang paling sering itu adalah bakteri, tetapi bisa juga parasit, jamur, dan virus. Kuman-kuman itu biasanya berada di makanan. Setelah dikonsumsi, kuman masuk ke sistem pencernaan dan berkembang biak, kemudian menimbulkan gejala,” kata dr. Saddam dalam kanal YouTube miliknya.

Gejala keracunan makanan umumnya muncul beberapa jam setelah makan. Tubuh membutuhkan waktu untuk bereaksi terhadap zat atau mikroorganisme berbahaya yang masuk.

Menurut dr. Saddam, tanda-tanda yang paling sering muncul adalah mual, muntah, diare, sakit kepala, perut kram, dan dehidrasi.

“Gejala seperti mual dan muntah merupakan respon alami tubuh untuk mengeluarkan zat asing atau racun. Begitu juga diare, itu cara tubuh membuang racun yang sudah masuk,” jelasnya.

dr. Saddam menegaskan bahwa tindakan cepat sangat penting dalam menangani kasus keracunan makanan di rumah, terutama untuk mencegah dehidrasi yang dapat berakibat fatal. Berikut langkah-langkah pertolongan pertama yang disarankan olehnya:

1. Tangani Mual dan Muntah

Dalam 6-48 jam pertama setelah makan makanan yang terkontaminasi, gejala mual dan muntah biasanya muncul.

Menurut dr. Saddam, orang yang mengalami muntah sebaiknya tidak langsung mengonsumsi makanan padat.

“Jangan makan makanan berat. Pilih yang ringan seperti bubur, roti, atau biskuit. Hindari makanan pedas, berminyak, atau terlalu manis,” sarannya.

Ia juga menyarankan untuk menjaga posisi tubuh saat muntah agar tidak tersedak.

“Saat muntah, pastikan posisinya menunduk, jangan berdiri atau berbaring telentang agar muntahan tidak masuk ke saluran pernapasan," ujarnya

Selain itu, aroma segar seperti minyak kayu putih bisa membantu meredakan mual.

2. Cegah Dehidrasi

Mual, muntah, dan diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Bila tidak segera diatasi, kondisi ini bisa berujung pada dehidrasi berat atau bahkan syok.

“Minum air mineral sesering mungkin atau konsumsi cairan elektrolit seperti oralit untuk menggantikan cairan dan garam tubuh yang hilang,” kata dr. Saddam.

Tanda-tanda dehidrasi berat antara lain tangan dan kaki terasa dingin, nadi cepat, jantung berdebar, dan tubuh lemas. Jika gejala ini muncul, segera cari pertolongan medis.

3. Pertolongan Pertama untuk Anak

dr. Saddam menjelaskan bahwa penanganan pada bayi dan anak-anak harus lebih hati-hati karena mereka lebih rentan terhadap dehidrasi.

“Kalau bayi muntah atau diare, berikan ASI lebih sering dari biasanya. Kalau minum susu formula, perhatikan apakah anak alergi terhadap susu tersebut. Selain itu, bisa juga diberikan larutan elektrolit yang dijual di apotek,” ujarnya.

Untuk anak yang lebih besar, dr. Saddam menyarankan memberikan air putih, jus tanpa gula, atau sup bening. Makanan padat baru boleh diberikan setelah gejala mual dan muntah benar-benar hilang.

“Jangan paksakan anak makan ketika masih muntah. Yang penting asupan cairannya cukup,” tambahnya.

4. Jangan Berikan Obat Antidiare Tanpa Anjuran Dokter

Banyak orang tua yang tergesa-gesa memberikan obat antidiare ketika anaknya buang air besar berkali-kali. Namun menurut dr. Saddam, hal ini justru bisa berbahaya.

“Diare itu cara tubuh mengeluarkan racun. Kalau diberi obat penahan diare, racunnya malah tertahan di dalam tubuh, terutama pada anak-anak dan bayi. Ini bisa memperparah kondisi,” tegasnya.

5. Istirahat yang Cukup

Setelah gejala mulai mereda, penderita keracunan makanan perlu beristirahat cukup agar tubuh pulih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan langsung beraktivitas berat atau sekolah jika anak belum sepenuhnya pulih. Biarkan tubuh beristirahat,” kata dr. Saddam.

Ia mengingatkan bahwa pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah. Namun, jika muntah dan diare tidak kunjung berhenti setelah 24 jam, segera bawa ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Ko Hee-jin Sebelum Red Sparks Tersungkur di Kandang oleh Hyundai Hillstate

Kata-kata Ko Hee-jin Sebelum Red Sparks Tersungkur di Kandang oleh Hyundai Hillstate

Sebelum Red Sparks dikalahkan Hyundai Hillstate di kandang, pelatih Ko Hee-jin memberikan pesan penting dan apresiasi atas usaha para pemainnya meski hasil.
Ilia Topuria vs Justin Gaethje: Paddy Pimblett Ungkap Potensi Kejutan di UFC White House

Ilia Topuria vs Justin Gaethje: Paddy Pimblett Ungkap Potensi Kejutan di UFC White House

Paddy Pimblett memprediksi duel utama UFC White House antara Ilia Topuria dan Justin Gaethje pada Juni, menyebut Gaethje berpotensi akan membuat kejutan besar.
Jake Paul Siap Tampung Jon Jones Jika Tinggalkan UFC: Anda Akan Dibayar Sepadan

Jake Paul Siap Tampung Jon Jones Jika Tinggalkan UFC: Anda Akan Dibayar Sepadan

Jake Paul siap menampung Jon Jones jika mantan juara UFC itu meninggalkan organisasi, menjanjikan bayaran yang sepadan setelah perselisihan dengan Dana White.
Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Ungkap Kunci Kemenangan atas Ganda Malaysia di 16 Besar

Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Ungkap Kunci Kemenangan atas Ganda Malaysia di 16 Besar

Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, melanjutkan tren positif mereka di ajang Swiss Open 2026.
BMKG Prediksi Terjadi Hujan saat Mudik Lebaran, Polri Siapkan Alternatif Rute Jalur-Tempat Evakuasi

BMKG Prediksi Terjadi Hujan saat Mudik Lebaran, Polri Siapkan Alternatif Rute Jalur-Tempat Evakuasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa BMKG memprediksi akan terjadi hujan hingga potensi bencana saat mudik lebaran Idul Fitri 2026.
Momen Banser Bakar Baju Akibat Kecewa Penahanan Gus Yaqut Yang Terjerat Kasus Korupsi Kuota Haji

Momen Banser Bakar Baju Akibat Kecewa Penahanan Gus Yaqut Yang Terjerat Kasus Korupsi Kuota Haji

Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (12/3/2026). Berdasarkan pantauan, mereka mulai

Trending

Kapolri Minta Anggota Patroli Rutin Jelang Perayaan Idul Fitri, Cegah Gangguan Kamtibmas

Kapolri Minta Anggota Patroli Rutin Jelang Perayaan Idul Fitri, Cegah Gangguan Kamtibmas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan terdapat sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang perlu diantisipasi jelang perayaan Idul Fitri 2026. 
Momen Banser Bakar Baju Akibat Kecewa Penahanan Gus Yaqut Yang Terjerat Kasus Korupsi Kuota Haji

Momen Banser Bakar Baju Akibat Kecewa Penahanan Gus Yaqut Yang Terjerat Kasus Korupsi Kuota Haji

Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (12/3/2026). Berdasarkan pantauan, mereka mulai
Red Sparks Kembali Remuk, Hyundai Hillstate Berpeluang Salip Hi-Pass di Puncak Klasemen V-League

Red Sparks Kembali Remuk, Hyundai Hillstate Berpeluang Salip Hi-Pass di Puncak Klasemen V-League

Hyundai Hillstate mengalahkan Jung Kwan Jang Red Sparks 3-1 di V-League 2025-2026, membuka peluang menyalip Korea Expressway Hi-Pass di puncak klasemen reguler.
DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Jalan dan Penambahan Satgas Kemacetan Jelang Mudik

DPRD Surabaya Dorong Perbaikan Jalan dan Penambahan Satgas Kemacetan Jelang Mudik

DPRD Kota Surabaya menyoroti kesiapan infrastruktur kota menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Ungkap Kunci Kemenangan atas Ganda Malaysia di 16 Besar

Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Ungkap Kunci Kemenangan atas Ganda Malaysia di 16 Besar

Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, melanjutkan tren positif mereka di ajang Swiss Open 2026.
BMKG Prediksi Terjadi Hujan saat Mudik Lebaran, Polri Siapkan Alternatif Rute Jalur-Tempat Evakuasi

BMKG Prediksi Terjadi Hujan saat Mudik Lebaran, Polri Siapkan Alternatif Rute Jalur-Tempat Evakuasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa BMKG memprediksi akan terjadi hujan hingga potensi bencana saat mudik lebaran Idul Fitri 2026.
Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT