News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Kondisi yang Bisa Perparah Ketombe, Salah Satunya Sering Stres

Cari tahu beberapa kondisi yang bisa memperparah ketombe. Apa saja? Simak selengkapnya di bawah
Jumat, 12 Desember 2025 - 15:46 WIB
Ilustrasi ketombe
Sumber :
  • unsplash

tvOnenews.comKetombe menjadi salah satu gangguan kulit kepala yang paling sering dialami banyak orang.

Meskipun umumnya tidak berbahaya, ketombe dapat menimbulkan rasa gatal, serpihan putih yang mengganggu, hingga menurunkan rasa percaya diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, penyebab ketombe tidak hanya satu, ada berbagai kondisi yang bisa memperparahnya.

Berikut beberapa faktor yang bisa perparah ketombe menurt Dr. dr. Nenden, SpKK, FINSDV, Spesialis Kulit dan Kelamin, dikutip dari program Hidup Sehat tvOne

Ilustrasi rambut ketombe
Ilustrasi rambut ketombe
Sumber :
  • pexels.com/Element5 Digital

1. Penggunaan Produk Perawatan Rambut yang Berlebihan

Banyak yang bertanya apakah produk perawatan rambut bisa memicu ketombe. Jawabannya: bisa fakta, bisa mitos.

Jika produk digunakan secara berlebihan, terutama pada mereka yang sensitif atau rentan alergi, produksi sebum di kulit kepala dapat meningkat.

Sebum yang berlebih lalu bercampur dengan kotoran sehingga memicu ketombe.

Namun jika penggunaan produk normal dan bahan yang dipilih lebih alami, biasanya tidak menjadi masalah.

2. Terlalu Sering atau Terlalu Jarang Menyisir Rambut

Kebiasaan menyisir ternyata juga berpengaruh. Menyisir terlalu sering, apalagi dengan tekanan kuat, dapat merangsang kelenjar minyak sehingga sebum meningkat.

Begitu juga jika jarang menyisir, kotoran dan sel kulit mati akan menumpuk di kulit kepala.

3. Menggosok Rambut Terlalu Keras dengan Handuk

Banyak orang terbiasa mengeringkan rambut dengan cara menggosok kuat menggunakan handuk.

Padahal, gesekan yang terlalu keras dapat merangsang produksi minyak dan membuat kotoran lebih mudah menempel.

Akibatnya, ketombe pun muncul. Keringkan rambut dengan lembut dan hindari menggosok terlalu keras.

4. Penggunaan Hair Dryer Terlalu Panas

Hair dryer yang terlalu dekat dengan kulit kepala atau digunakan terlalu sering dapat menyebabkan kulit kepala kering.

Kulit yang kering akan mudah terkelupas dan akhirnya menimbulkan ketombe.

Untuk menghindari kemungkinan tersebut, sebaiknya gunakan hair dryer dari jarak aman dan pilih suhu yang lebih rendah.

5. Paparan Sinar Matahari dalam Jumlah Cukup

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sinar matahari sebenarnya dapat membantu mengurangi ketombe karena mendukung produksi vitamin D yang baik untuk imunitas kulit.

Namun tetap batasi paparan, cukup 10–20 menit, 1–2 kali seminggu, serta tetap gunakan pelindung kulit seperti sunscreen saat berada di bawah sinar matahari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Bagaimana Infrastruktur Digital Modern Bekerja: Kunci Konektivitas Global Tanpa Hambatan

Bagaimana Infrastruktur Digital Modern Bekerja: Kunci Konektivitas Global Tanpa Hambatan

Infrastruktur modern dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga adaptif, aman, dan mampu menangani lonjakan trafik data secara real-time. Di sinilah integrasi antara infrastruktur fisik

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT