News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada DBD di Musim Hujan dan Banjir, Kenali Gejalanya Sejak Dini agar Tak Terlambat Ditangani

Waspadai DBD di musim hujan dan banjir! Kenali gejalanya sejak dini agar tidak terlambat ditangani. Simak penjelasan soal tanda dan cara pencegahannya.
Kamis, 4 Desember 2025 - 17:58 WIB
Ilustrasi Demam pada Anak
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Musim hujan dan banjir yang mulai melanda berbagai wilayah Indonesia tak hanya membawa risiko penyakit kulit atau diare tetapi juga meningkatkan potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini masih menjadi ancaman serius di Indonesia, terutama karena gejalanya sering disalahartikan sebagai demam biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Lucky Yogasatria, dokter spesialis anak, DBD merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue dari genus Flavivirus, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Virus ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, dan bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bila tidak segera ditangani.

“DBD adalah infeksi akut yang disebabkan virus dengue. Banyak yang sudah tahu penyakitnya, tapi kasusnya masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, tahun 2019 tercatat lebih dari 68 ribu penderita, dengan 132 kasus meninggal dunia. Itu manusia, bukan angka. Artinya, ini penyakit yang berbahaya dan perlu diwaspadai,” kata dr. Lucky seperti dikutip dari YouTube pribadinya.

Gejala Awal DBD yang Perlu Diwaspadai

Dr. Lucky menjelaskan, tanda pertama yang perlu diwaspadai adalah demam tinggi tiba-tiba, biasanya mencapai 39–40 derajat Celsius.

“Kalau anak demam tinggi tanpa sebab jelas, kita sudah harus curiga DBD,” ujarnya.

Selain demam tinggi, ada sejumlah gejala khas lain yang menyertai DBD seperti sakit kepala hebat, nyeri belakang mata, nyeri sendi dan otot, mual atau muntah, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.

Pada anak-anak, ruam atau bintik merah ini sering menjadi tanda awal yang paling menonjol.

“Gejalanya bisa muncul selama 7–10 hari, tapi setiap anak bisa berbeda-beda. Yang paling berbahaya adalah ketika muncul tanda-tanda perdarahan, seperti bintik merah, mimisan, atau muntah darah. Pada kondisi itu, kemungkinan sudah masuk tahap demam berdarah dengue yang berisiko komplikasi,” jelasnya.

Salah satu komplikasi paling fatal dari DBD adalah kebocoran plasma darah.

Virus dengue dapat merusak dinding pembuluh darah dan menurunkan kadar trombosit, sehingga cairan plasma bocor keluar dari pembuluh darah ke jaringan tubuh.

“Virus dengue bisa menghancurkan trombosit dan menyebabkan kebocoran plasma. Akibatnya, cairan tubuh berkurang, darah menjadi lebih kental, dan sirkulasi tubuh terganggu. Kondisi ini bisa menyebabkan syok dan berujung kematian bila tidak segera ditangani,” papar dr. Lucky.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk tidak menyepelekan demam tinggi yang disertai gejala lain.

Pemeriksaan laboratorium untuk melihat kadar trombosit dan hematokrit sangat disarankan saat demam hari ke-3 hingga ke-5.

Pencegahan tetap menjadi cara terbaik untuk melindungi keluarga dari ancaman DBD, terutama di musim hujan yang membuat genangan air mudah terbentuk.

Genangan air merupakan tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk bertelur dan berkembang biak.

Dr. Lucky mengingatkan pentingnya menerapkan gerakan 3M Plus untuk memberantas sarang nyamuk di rumah:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin, minimal seminggu sekali.
  • Menutup rapat wadah air seperti drum, bak mandi, atau dispenser agar nyamuk tidak bisa bertelur.
  • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, seperti kaleng, ban bekas, atau vas bunga.

“Nyamuk Aedes sangat suka tempat air bersih yang tidak mengalir. Jadi, tempat seperti dispenser, pot bunga, bahkan wadah minum hewan peliharaan pun bisa jadi sarangnya. Harus rutin dibersihkan,” tegas dr. Lucky.

Langkah “Plus” yang dimaksud adalah tindakan tambahan seperti menggunakan kelambu saat tidur, memakai losion anti nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah agar nyamuk tidak bersarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kebiasaan menggantung pakaian di belakang pintu juga sebaiknya dihindari, karena lipatan kain yang lembap sering menjadi tempat istirahat nyamuk Aedes aegypti.

“Kita sering lupa, baju yang digantung lama bisa jadi tempat bersarangnya nyamuk. Jadi, biasakan langsung melipat atau mencuci pakaian yang sudah dipakai,” tambahnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi tengah mendalami insiden dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang terjun dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam.
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT