GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Hanya Perokok Aktif, Penyebab Kanker Paru yang Juga Bisa Dialami oleh Orang Non-Perokok

Tak hanya perokok aktif, kanker paru juga bisa menyerang non-perokok akibat polusi, faktor genetik, hingga paparan bahan kimia. Deteksi dini sangat disarankan.
Sabtu, 29 November 2025 - 11:30 WIB
Ilustrasi Paru-paru
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Berdasarkan data yang dilansir dari Mayapada Hospital, kanker paru berkontribusi pada sekitar 18% dari total kematian akibat kanker pada tahun 2020.

Angka ini menunjukkan betapa berbahayanya penyakit ini, terutama karena sebagian besar kasus baru ditemukan ketika sudah memasuki stadium lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuat pengobatan menjadi lebih sulit dan tingkat kesembuhan menurun drastis. Umumnya, pasien baru datang ke rumah sakit setelah mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, nyeri dada, batuk berdarah, sesak napas, dan penurunan berat badan yang signifikan.

Padahal, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan menurunkan risiko kematian akibat kanker paru.

Pentingnya Deteksi Dini dengan LDCT Scan

Screening kanker paru atau pemeriksaan dini merupakan langkah penting untuk mendeteksi adanya kelainan sebelum gejala muncul.

Salah satu metode yang direkomendasikan adalah Low-Dose Computed Tomography (LDCT) Scan, yaitu teknik pencitraan menggunakan radiasi dosis rendah untuk menghasilkan gambar tiga dimensi kondisi paru-paru secara lebih detail.

Berbeda dengan foto rontgen dada (chest X-ray) yang memiliki tingkat sensitivitas rendah, LDCT mampu mendeteksi nodul kecil atau kelainan pada paru lebih akurat.

Dengan deteksi lebih dini, pengobatan dapat dilakukan lebih cepat sehingga tingkat kesembuhan bisa meningkat hingga 20%.

Pemeriksaan LDCT direkomendasikan terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi terhadap kanker paru, seperti perokok aktif, mantan perokok, maupun individu dengan faktor risiko lain seperti paparan bahan kimia berbahaya dan riwayat keluarga penderita kanker paru.

Kanker Paru Juga Bisa Terjadi pada Non-Perokok

Selama ini, banyak yang beranggapan bahwa kanker paru hanya menyerang perokok aktif. Namun kenyataannya, sekitar 10–25% kasus kanker paru justru terjadi pada orang yang tidak merokok sama sekali.

Artinya, faktor penyebab penyakit ini jauh lebih kompleks dan tidak semata-mata karena kebiasaan merokok.

Beberapa penyebab kanker paru pada non-perokok antara lain:

1. Paparan Asap Rokok Secara Pasif (Perokok Pasif)

Orang yang tinggal atau bekerja di lingkungan dengan banyak perokok memiliki risiko tinggi terkena kanker paru. Asap rokok yang dihirup secara tidak langsung mengandung lebih dari 70 zat karsinogenik yang berbahaya bagi paru-paru.

2. Paparan Zat Kimia dan Polusi Udara

Polusi udara, terutama di daerah perkotaan dan kawasan industri, berperan besar dalam meningkatnya kasus kanker paru.

Partikel halus (PM2.5) dan bahan kimia seperti asbes, silika, radon, serta senyawa tembakau industri bisa memicu kerusakan sel paru secara perlahan.

3. Faktor Pekerjaan

Pekerja di sektor tambang, pabrik semen, industri logam, dan konstruksi memiliki risiko tinggi karena sering terpapar debu, logam berat, dan bahan kimia berbahaya.

Paparan jangka panjang tanpa perlindungan memadai dapat menyebabkan peradangan kronis pada jaringan paru.

4. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Individu yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru juga lebih rentan. Penelitian menunjukkan bahwa risiko meningkat hingga 1,5 kali lipat jika salah satu anggota keluarga inti menderita kanker paru.

Faktor genetik tertentu dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami mutasi sel yang berujung pada kanker.

5. Paparan Gas Radon di Dalam Rumah

Gas radon adalah gas radioaktif alami yang berasal dari tanah dan batuan. Di beberapa daerah, gas ini bisa masuk ke dalam rumah melalui celah lantai atau dinding.

Paparan radon dalam jangka panjang telah terbukti menjadi penyebab utama kanker paru pada non-perokok.

6. Kelompok Risiko Tinggi dan Anjuran Pemeriksaan Tahunan

Pemeriksaan LDCT tahunan untuk dua kelompok berisiko tinggi:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok pertama, yaitu individu berusia di atas 45 tahun, baik perokok aktif, mantan perokok, maupun perokok pasif yang sering terpapar asap rokok atau bahan kimia industri.

Kelompok kedua, yaitu mereka yang berusia di atas 40 tahun dengan riwayat kanker dalam keluarga atau memiliki faktor risiko pekerjaan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT