News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Risiko Penyakit Pasca Banjir, Simak Cara Mencegah dan Mengobatinya!

Ketahui 7 risiko penyakit pasca banjir serta cara efektif mencegah dan mengobatinya. Waspadai diare, DBD, ISPA, leptospirosis, hingga penyakit kulit. Simak!
Sabtu, 29 November 2025 - 11:20 WIB
Ilustrasi banjir.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

tvOnenews.com - Memasuki musim penghujan, berbagai wilayah di Indonesia kembali menghadapi risiko banjir dengan beragam tingkat keparahan.

Selain ancaman kerusakan fisik, banjir juga membawa dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami jenis-jenis penyakit yang umum muncul pasca banjir, serta langkah pencegahan dan penanganannya.

Melansir dari YouTube Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(k), MARS, DTM & H, DTCE, ungkap beberapa risiko penyakit saat banjir.

Risiko Penyakit Pasca Banjir

Ilustrasi sakit
Ilustrasi sakit
Sumber :
  • Freepik

 

1. Diare

Yang pertama adalah diare, penyakit saluran cerna yang mudah terjadi akibat makanan yang tidak bersih.

Pada kondisi darurat, makanan sering kali disiapkan dalam situasi terbatas sehingga risiko kontaminasi meningkat.

Pencegahannya diare cukup sederhana tetapi krusial. Pastikan makanan dimasak hingga matang, dikonsumsi dalam keadaan bersih, dan biasakan cuci tangan pakai sabun sebelum makan maupun setelah dari toilet.

2. Demam Tifoid

Infeksi saluran cerna yang juga disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi adalah demam tifoid.

Langkah pencegahannya serupa dengan diare, yakni menjaga kebersihan makanan serta mencuci tangan dengan sabun secara rutin.

3. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

Di daerah pengungsian, ISPA juga menjadi ancaman besar. Kerumunan orang di ruang sempit mempermudah penularan virus, terutama ketika daya tahan tubuh menurun.

Untuk mencegahnya, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta segera mengobati anggota keluarga yang menunjukan gejala batuk atau demam agar tidak menularkan ke orang lain.

4. Leptospirosis

Risiko berikutnya adalah leptospirosis, penyakit yang ditularkan melalui kotoran atau urine tikus.

Saat banjir, tikus keluar ke permukaan dan dapat mencemari air. Jika seseorang berjalan di air banjir dengan kaki terluka, bakteri leptospira bisa masuk ke tubuh.

Pencegahannya meliputi menghindari genangan banjir sebisa mungkin, menggunakan sepatu bot, dan segera mencuci kaki setelah kontak dengan air banjir.

Jika timbul gejala berupa demam dan tubuh tampak menguning, segera cari pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Saat musim hujan, banyak tempat menjadi wadah genangan yang ideal untuk berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT