News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stop Konsumsi Terigu Mulai Sekarang! dr. Zaidul Akbar Bilang Tepung Gluten Bisa Jadi Awal Penyakit Serius

Imbas kasus toko roti dengan label gluten free palsu, dr. Zaidul Akbar ungkap bahaya tepung terigu dan gluten yang bisa picu penyakit serius. Seperti apa?
Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:00 WIB
Ilustrasi Tepung Non-gluten
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kasus toko roti yang diduga menjual produk gluten free palsu dan menyebabkan balita mengalami alergi parah rupanya menjadi perhatian publik.

Di tengah maraknya isu tersebut, dr. Zaidul Akbar pernah membahas tentang bahaya tepung terigu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa gluten dalam tepung bisa menjadi pemicu awal berbagai penyakit serius, terutama bagi mereka yang tubuhnya tidak mampu mencerna gluten dengan baik.

Dalam unggahan di kanal YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa sebenarnya tubuh manusia, khususnya orang Indonesia, tidak terbiasa dengan tepung terigu.

“Sebenarnya tubuh kita itu tidak kebiasaan dengan tepung terigu. Itu bukan produk lokal kita. Indonesia itu tidak kenal dengan produk tepung terigu, tapi kita kenal dengan produk tepung non-gluten, seperti tepung singkong, tepung jagung, tepung ubi, dan banyak lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa generasi terdahulu justru sudah menerapkan pola makan alami tanpa gluten.

Dahulu, tepung terigu tidak mudah diperoleh sehingga masyarakat lebih sering menggunakan bahan lokal yang lebih sehat.

"Orang tua kita dulu sudah ngajarin tentang pangan sehat. Mereka makan tepung juga, tapi tepung non-gluten,” jelas dr. Zaidul Akbar.

Kasus toko roti yang mengklaim produknya gluten free padahal mengandung gluten menjadi bukti nyata bahwa kesadaran penjual terhadap bahaya gluten masih rendah.

Seorang ibu bahkan melaporkan bahwa anaknya mengalami reaksi alergi parah setelah mengonsumsi roti yang disebut bebas gluten.

Kejadian itu menunjukkan bahwa konsumsi gluten, terutama bagi tubuh yang sensitif, bisa berujung fatal.

dr. Zaidul Akbar menilai bahwa gluten bukan hanya berpengaruh pada sistem pencernaan, tetapi juga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan lain.

“Tepung sorgum itu salah satu tepung non-gluten yang sehat. Memang tidak semua orang punya gluten intolerance, tapi sebagian besar orang sebenarnya tidak cocok sama gluten. Banyak orang dengan masalah reproduksi ternyata konsumsi tepung-tepungan sangat tinggi, terutama terigu. Ketika itu dihentikan, tubuh mereka bisa pulih dengan sendirinya,” jelasnya.

Ia bahkan menyebut bahwa penyakit-penyakit seperti autoimun dan gangguan pada anak autistik bisa berkaitan dengan konsumsi gluten.

“Saya pelajari beberapa jenis penyakit seperti autoimun, itu bisa dipicu oleh gluten. Bahkan pada anak autis atau ADHD, tepung terigu dan segala produk turunannya adalah makanan yang sangat tidak disarankan oleh para dokter,” katanya.

Kasus roti gluten free palsu itu menjadi peringatan keras agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap label makanan.

Banyak produk mengklaim bebas gluten hanya demi keuntungan, padahal efeknya bisa berbahaya bagi penderita alergi maupun intoleransi gluten.

Bagi lansia, gluten bahkan dapat menurunkan fungsi pencernaan dan memicu peradangan usus.

dr. Zaidul Akbar menyarankan masyarakat kembali ke bahan pangan lokal yang lebih aman dan bergizi tinggi.

"Kalau bisa, ganti terigu dengan tepung singkong, tepung jagung, atau tepung ubi. Itu jauh lebih sehat dan alami,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tubuh akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan makanan dari tanah air sendiri dibanding produk olahan luar negeri seperti tepung terigu.

Gluten bukan hanya masalah bagi penderita intoleransi, tetapi juga bisa menjadi awal munculnya berbagai penyakit serius jika dikonsumsi terus-menerus tanpa kesadaran akan risikonya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT