News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Kalau Ibu Hamil dalam Kondisi Seperti ini Kemungkinan Besar Harus Dilakukan Induksi, Apa itu? Dokter Bilang...

Bumil wajib tahu, ternyata pada kondisi seperti ini kemungkinan besar dokter akan menyarankan untuk dilakukan tindakan induksi. Simak selengkapnya di bawah!
Senin, 22 September 2025 - 13:36 WIB
Ilustrasi - Ibu Hamil
Sumber :
  • Antara Foto

tvOnenews.com - Pada kondisi seperti apa ibu hamil disarankan untuk dilakukan tindakan induksi? Begini kata dokter kandungan.

Melansir dari YouTube Gue Sehat, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG.,M.Kes, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, menjelaskan, induksi persalinan adalah usaha untuk memunculkan kontraksi yang belum muncul pada saat menjelang persalinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pada kondisi umum, kontraksi akan muncul secara alami karena adanya proses hormonal, namun pada kondisi tertentu kontraksi ini tidak muncul sehingga dibutuhkan kontraksi buatan atau yang disebut juga dengan induksi. 

Kondisi yang membuat ibu hamil perlu melakukan induksi persalinan

Ilustrasi Ibu Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil
Sumber :
  • Gemini AI

 

1. Saat bayi sudah harus lahir, tetapi ibu belum ada kontraksi

Beberapa contoh kasus dari kondisi ini seperti ketuban pecah yang mengharuskan bayi untuk segera lahir, ibu yang idap penyakit tertentu (hipertensi, diabetes), atau yang paling sering adalah ketika ibu sudah melewati masa kehamilannya.

"Jadi sudah 40 minggu lebih, bahkan 42 mingguan, belum muncul kontraksi. Nah, itu juga harus dilakukan induksi," papar dr Ardiansjah.

2. Hasil pemeriksaan USG yang tidak biasa

Selanjutnya, hasil pemeriksaan USG yang menunjukan adanya pengurangan jumlah air ketuban juga jadi faktor lain yang mengharuskan ibu hamil dilakukan induksi.

"Kadang-kadang dilihat misalnya air ketuban sudah mulai kurang, itu juga harus segera dilakukan induksi supaya muncul kontraksi, mulut rahim terbuka, bayinya bisa lahir," jelas dr. Ardiansjah.

Adapun, proses induksi pada ibu hamil juga terbagi atas dua jenis, yakni secara kimiawi dan non kimiawi.

Untuk induksi kimiawi, ibu hamil nantinya akan dipasang infus atau disimpan obat di jalan lahirnya. 

Sementara itu, untuk proses non kimiawi akan dipasang balon kateter di mulut rahim supaya terbuka, atau dipasang alat tertentu untuk melunakan mulut rahim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dokter kadang-kadang lakukan pemeriksaan dalam, di-stripping atau dilepaskan selaput ketuban dan dinding rahim. Tapi, itu tidak populer bagi masyarakat awam," jelas dr. Ardiansjah.

Namun, tidak semua ibu bisa diberikan induksi untuk membantu proses persalinan. Pada beberapa kondisi seperti hipertensi sampai kejang-kejang atau preeklamsia, itu tidak boleh diberikan induksi, melainkan harus ditangani dengan tindakan operasi caesar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT