News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos atau Fakta Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Daging Kambing? Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya: Boleh Saja Asal…

Banyak pantangan makanan untuk ibu hamil yang dipercaya turun-temurun, salah satunya makan daging kambing. Bagaimana penjelasan dari dokter?
Senin, 22 September 2025 - 12:38 WIB
Ilustrasi Daging Kambing
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Makanan untuk ibu hamil sering kali menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat.

Ada berbagai pantangan yang beredar turun-temurun, salah satunya adalah larangan mengonsumsi daging kambing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang percaya bahwa ibu hamil tidak boleh makan daging kambing karena dianggap bisa meningkatkan tekanan darah dan memicu kolesterol tinggi. Namun, benarkah demikian?

Menurut dr. Airlangga, SpOG, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ia menegaskan bahwa daging kambing justru memiliki profil gizi yang cukup baik, bahkan lebih rendah kolesterol dibandingkan daging merah lainnya.

Mitos seputar konsumsi daging kambing pada ibu hamil sudah beredar lama.

Ilustrasi ibu hamil

Namun, menurut penelitian dan penjelasan medis, klaim tersebut tidak memiliki dasar kuat.

Daging kambing ternyata tidak setinggi kolesterol yang dibayangkan.

Bahkan, bila dibandingkan dengan daging sapi atau ayam, kadar kolesterol daging kambing justru lebih rendah.

“Banyak penelitian-penelitian yang sudah mengatakan bahwa ternyata konsumsi dari daging kambing itu sendiri tidak menyebabkan kolesterol tinggi dan hipertensi. Daging kambing justru dibandingkan daging merah lainnya atau daging ayam dia lebih rendah kolesterolnya,” jelas dr. Airlangga, SpOG.

Meski daging kambing memiliki kandungan kolesterol yang rendah, cara pengolahannya sangat berpengaruh pada dampaknya terhadap kesehatan.

“Kalau misalkan daging kambingnya sendiri itu tidak menyebabkan peningkatan kolesterol pada yang mengonsumsi, tapi ternyata cara pengolahannya itu yang sangat berpengaruh terhadap kenaikan kolesterol atau kenaikan tekanan darah,” tambah dr. Airlangga.

Dengan kata lain, daging kambing tidak otomatis berbahaya bagi ibu hamil.

Yang lebih penting diperhatikan adalah bagaimana proses memasaknya.

Daging kambing tidak hanya aman, tetapi juga sangat baik dikonsumsi ibu hamil dalam jumlah yang tepat.

Kandungan proteinnya cukup tinggi, yaitu sekitar 23 gram protein per 100 gram daging.

Protein ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan janin serta menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.

“Jadi kebutuhan protein ibu hamil dalam sehari bisa lebih cepat terpenuhi,” ungkap dr. Airlangga.

Selain protein, daging kambing juga kaya akan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan daging sapi maupun ayam.

Zat besi sangat dibutuhkan ibu hamil untuk mencegah anemia dan membantu pembentukan sel darah merah.

Dengan kebutuhan zat besi yang tercukupi, risiko ibu hamil mengalami kekurangan darah bisa diminimalkan.

Tidak hanya itu, daging kambing juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti riboflavin, vitamin B, serta komposisi gizi lain yang menunjang kesehatan ibu dan janin.

Menariknya, daging kambing juga dianggap lebih aman untuk menjaga berat badan.

Proses pencernaan daging kambing memerlukan energi lebih besar dibandingkan kalori yang dikandungnya.

“Daging kambing itu dikonsumsi dengan jumlah banyak pun tidak masalah karena dengan protein yang tinggi, tapi dia tidak memberikan kalori yang banyak. Sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya kelebihan kalori. Bahkan untuk orang yang sedang diet sebenarnya lebih disarankan untuk konsumsi daging kambing karena kolesterolnya rendah,” kata dr. Airlangga.

Meski begitu, ibu hamil tetap perlu memperhatikan cara memasak daging kambing.

Daging yang tidak matang sempurna berisiko mengandung bakteri atau virus yang berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, proses pemasakan harus mencapai suhu minimal 70 derajat Celcius agar aman dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang perlu diperhatikan juga pada saat ingin mengonsumsi daging kambing itu harus dimasak dengan suhu yang tepat agar bakteri atau virus yang ada di dalamnya bisa mati. Minimal 70 derajat Celcius atau lebih,” jelas dr. Airlangga.

Dengan pengolahan yang benar, daging kambing bukanlah pantangan bagi ibu hamil, melainkan sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT