GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Efektif Menangani Serangan Hama, Rayap, Nyamuk, Tikus Hilang, Solusi Ramah Lingkungan dan Bersertifikat

Cara efektif menanggulangi hama tidak cukup dengan tindakan sementara, tetapi membutuhkan strategi jangka panjang. Karena itu, dibutuhkan layanan pengendalian hama
Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB
Ilustrasi Cara Efektif Menangani Serangan Hama, Rayap, Nyamuk, Tikus Hilang, Solusi Ramah Lingkungan dan Bersertifikat
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Menghadapi serangan hama bukanlah perkara sederhana. Kehadiran rayap, kecoa, nyamuk, tikus, atau serangga lain dapat mengganggu kenyamanan sekaligus menimbulkan kerugian besar. 

Cara efektif menanggulangi hama tidak cukup dengan tindakan sementara, tetapi membutuhkan strategi jangka panjang. Misalnya, penggunaan perangkap tikus saja mungkin menyelesaikan masalah sesaat, namun tanpa penanganan lingkungan, populasi tikus akan cepat kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Strategi lain yang sering dilakukan adalah fogging untuk memberantas nyamuk. Cara ini efektif mengurangi populasi nyamuk dewasa, tetapi jika tidak dibarengi dengan pembersihan sarang jentik, genangan air, atau penutupan tempat berkembang biak, serangan nyamuk akan terus berulang. 

Hal ini membuktikan bahwa pengendalian hama harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada permukaan masalah.

Contoh lain adalah pengendalian rayap. Banyak orang memilih cairan anti-rayap yang dijual bebas, tetapi tanpa penerapan metode yang sesuai standar, rayap bisa tetap merusak pondasi atau perabot rumah.

Karena itu, dibutuhkan layanan pengendalian hama yang terukur, aman, dan berkelanjutan, dengan tenaga ahli yang memahami karakteristik setiap hama.

Menjawab kebutuhan ini, Petrokil Gardhatama Shakti menghadirkan layanan pengendalian hama yang aman, efektif, dan berstandar internasional. Sejak berdiri pada 2016, perusahaan ini sudah melayani lebih dari 10.000 pelanggan residensial dan 500 pelanggan komersial di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. 

Layanannya mencakup pengendalian rayap, kecoa, nyamuk, tikus, semut, lalat, kutu busuk, hingga penanganan sarang tawon. Selain itu juga menawarkan layanan tambahan berupa desinfektan dan penanganan kutu hewan peliharaan.

Keunggulannya terletak pada bahan dan metode yang digunakan. Semua bahan mengacu pada standar WHO serta memanfaatkan teknologi dari Jerman dan Australia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan ini memastikan hama tidak hanya diberantas, tetapi juga dicegah agar tidak kembali dalam jangka panjang. Sebagai perusahaan resmi, Petrokil terdaftar di Kementerian Kesehatan, anggota aktif ASPPHAMI dan APMA, serta terverifikasi OSS/PTSP.

“Masalah hama sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat besar. Mulai dari merusak rumah yang dibangun dengan penuh usaha, menurunkan nilai properti, menciptakan lingkungan tidak nyaman, hingga membahayakan kesehatan orang-orang terdekat. Karena itu, kami menerapkan metode yang mengacu pada standar Kemenkes, aman bagi penghuni dan hewan peliharaan, serta menjaga ekosistem dalam jangka panjang,” ujar Nurdin, Direktur PT Petrokil Gardhatama Shakti.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT