News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Berbahaya daripada Covid-19, Tumor, Kanker, Diabetes bahkan HIV, dr Zaidul Akbar Sebut Penyakit ini adalah…

dr. Zaidul Akbar ungkap penyakit yang lebih berbahaya dari kanker, diabetes hingga HIV. Penyakit ini sering tak disadari oleh manusia. Seperti apa?
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:48 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Di tengah maraknya perbincangan soal penyakit mematikan seperti Covid-19, kanker, tumor, diabetes, hingga HIV, ternyata ada satu penyakit yang disebut oleh dr. Zaidul Akbar jauh lebih berbahaya dari semuanya.

Penyakit ini bukan menyerang fisik, melainkan sesuatu yang ada di dalam diri manusia dan sering kali diabaikan, yaitu penyakit hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu kajiannya di kanal YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa penyakit hati memiliki dampak yang lebih luas dan menghancurkan dibandingkan penyakit raga.

Bahkan, ia menegaskan bahwa penyakit ini bisa membawa manusia pada kehancuran hidup di dunia sekaligus akhirat.

“Paling kita harus sadar kan bahwa sebenarnya ya semua sudah diatur sama Allah. Maka dalam kaidah penyakit pun Allah itu bukan menyebutkan bahwa penyakit hati itu jauh lebih bahaya daripada penyakit raga,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Menurut dr. Zaidul, penyakit raga seperti kanker, diabetes, maupun HIV bisa dideteksi dan diobati dengan usaha medis, pola hidup sehat, hingga terapi tertentu.

Namun, penyakit hati jauh lebih sulit diatasi karena menyangkut keimanan, spiritualitas, serta hubungan manusia dengan Allah.

Ia menambahkan, penyakit hati bisa muncul dalam bentuk rasa iri, dengki, sombong, putus asa, kecemasan berlebih, dan kebencian.

Semua itu bila tidak ditangani dapat menggerogoti jiwa seseorang hingga berdampak pada fisiknya.

Banyak orang yang tampak sehat fisik, namun batinnya hancur karena tersiksa oleh perasaan negatif.

"Betapa banyak ya mungkin kita lihat di pandemi kemarin orang cemasnya luar biasa, takutnya luar biasa. Ini memang pekerjaannya setan, kerjaannya iblis supaya apa? Orang tuh cemas luar biasa, cemas dengan urusan rezeki, cemas dengan urusan masa depan, semua dibikin cemas sama dia,” jelas dr. Zaidul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

dr. Zaidul Akbar juga menyinggung soal pentingnya sakinah dalam kehidupan manusia. Ia menyebut bahwa ketenangan batin atau sakinah bukan berasal dari dunia, melainkan dari Allah.

“Sakinah itu kalau kita lihat dalam Al-Qur’an kan Allah menggunakan kata anzala. Didapat, sakinah itu bukan sesuatu yang kita dapatkan dari bumi ini. Nggak bisa, dia dari langit, Allah yang kasih,” ucap dr. Zaidul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT