GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suka Curhat ke ChatGPT? Waspada, Psikolog Ungkap Bahayanya Mirip Narkoba

Fenomena curhat pada ChatGPT kian marak dilakukan. Meskpun terlihat biasa saja, namun psikolog ungkap bahayanya hampir mirip denga mengonsumsi narkoba. Simak!
Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:09 WIB
ilustrasi curhat ke ChatGPT
Sumber :
  • pexels.com/Matheus Bertelli

tvOnenews.com - Di era digital seperti sekarang, kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT bukan hanya menjadi alat bantu mencari informasi, tetapi juga tempat sebagian orang mencurahkan isi hati.

Banyak yang merasa “didengarkan” tanpa dihakimi, membuat aktivitas curhat ke AI ini terasa nyaman dan aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kenyamanan itu, psikolog mengingatkan adanya potensi bahaya yang tak boleh diremehkan.

Bahkan, efek ketergantungan yang muncul disebut-sebut bisa mirip dengan kecanduan narkoba, terutama jika dilakukan secara berlebihan dan tanpa kontrol.

Dampak negatif curhat ke Chat GPT menurut psikolog dr. Fradila Keiko, MBMSc, SpKJ

dr. Fradila Keiko, MBMSc, SpKJ
dr. Fradila Keiko, MBMSc, SpKJ
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube Hidup Sehat tvOne

 

Melalui program Hidup Sehat tvOne yang tayang pada, Rabu (13/8/2025), dr Keiko menjelaskan fenomena curhat pada Chat GPT yang tengah marak dilakukan.

Menurut dr. Keiko, alasan seseorang memilih untuk curhat pada Chat GPT karena saat ini AI sudah dilengkapi dengan kecerdasan emosional.

"Dia (AI) sudah dilengkapi dengan kecerdasan emosional juga, jadi ketika merespon orang (yang curhat) dia bisa memahami emosi kita," jelasnya.

AI bisa memvalidasi perasaan dengan tepat serta berempati, sehingga orang jadi merasa didengarkan dan mendapat dukungan emosional.

"Jadi itulah yang membuat seseorang kalau cerita dengan AI dia merasa mendapatkan dukungan emosional, terus bisa jadi lama-lama dia punya kedekatan emosional juga sama AI ini gitu," papar dr Keiko.

Ilustrasi Stres
Ilustrasi Stres
Sumber :
  • ANTARA

 

Kendati demikian, dr. Keiko juga mengingatkan jika terlalu ketergantungan curhat dengan AI bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan mental.

Ia bahkan menyebut ketergantungan ini mirip dengan ketergantungan zat adiktif seperti narkoba.

"Biasanya pada orang-orang yang memang punya masalah mental, masalah emosional, misalnya dia ada depresi, ada kecemasan. Dia berusaha lari, kabur dari perasaan enggak nyaman itu," kata dr. Keiko.

"Sebenarnya sih fenomena ini mirip ya dengan ketergantungan narkoba misalnya, atau ketergantungan internet. Tapi dalam hal ini itu bisa juga terjadi pada AI," imbuhnya.

Agar tidak terjebak dalam dampak negatifnya, dr Keiko menyarankan untuk mencari bantuan profesional jika merasa ada masalah dengan kesehatan mental.

Atau, ia juga menyebut saat ini ada AI yang memang dikembangkan oleh psikolog yang bisa membantu mengatasi masalah kesehatan mental.

Lebih lanjut, fenomena curhat pada Chat GPT menurut dr. Keiko tergantung pada bagaimana seseorang menggunakan kecerdasan buatan tersebut.

Namun, jika berlebihan ini bisa jadi berbahaya, karena bisa membuat seseorang ketergantungan atau kecanduan, itulah yang membuatnya mirip seperti kecanduan narkoba.

Terakhir, dr. Keiko memberikan cara lebih sehat untuk mengatasi depresi daripada harus terus curhat pada Chat GPT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita bisa olahraga, kita bisa sosialisasi sama orang lain," pungkasnya.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT