News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Langsung Sarapan Bubur Ayam atau Nasi Uduk di Pagi Hari, dr Zaidul Akbar Bilang Sebaiknya Minum ini Dulu

Mulai sekarang jangan langsung sarapan bubur ayam atau nasi uduk di pagi hari ternyata bisa bikin tubuh lemas, dr Zaidul Akbar sarankan minum ini dulu…
Rabu, 7 Mei 2025 - 09:27 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Bagi banyak orang Indonesia, pagi hari terasa kurang lengkap tanpa sarapan bubur ayam atau nasi uduk.

Dua menu ini seolah menjadi pilihan wajib saat perut kosong di pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tahukah kamu bahwa menurut dr Zaidul Akbar, kebiasaan ini sebaiknya diubah jika ingin tubuh tetap sehat dan bertenaga?

dr Zaidul Akbar, seorang praktisi pengobatan sunnah yang dikenal lewat kanal YouTube-nya, menjelaskan bahwa pagi hari bukanlah waktu yang ideal untuk langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah besar.

Ia menyebut bahwa waktu pagi justru merupakan momen terbaik bagi tubuh untuk proses detoksifikasi atau pembuangan racun dari dalam tubuh.

Banyak orang berpikir bahwa sarapan besar di pagi hari, seperti makan bubur ayam lengkap dengan suwiran ayam, kerupuk, dan kuah gurih, atau nasi uduk dengan sambal, telur, dan lauk pauk lainnya, akan memberikan energi lebih untuk beraktivitas.

Namun faktanya, menurut dr Zaidul Akbar, konsumsi berlebihan makanan berat di pagi hari justru bisa membuat tubuh menjadi lemas, mengantuk, dan tidak produktif.

Ilustrasi Bubur Ayam

Dalam satu video di kanal YouTube-nya, dr Zaidul Akbar menyebutkan bahwa di pagi hari, tubuh sedang dalam kondisi aktif melakukan pembersihan.

Maka dari itu, sebaiknya makanan yang dikonsumsi tidak membebani sistem pencernaan.

"Justru pagi-pagi itu waktu paling bagus sebenarnya untuk minum rempah-rempah dalam keadaan perut yang kosong," ujar dr Zaidul Akbar.

Minum ramuan herbal atau air rempah seperti campuran jahe, kunyit, sereh, madu, atau air lemon hangat sangat dianjurkan oleh dr Zaidul Akbar.

Ramuan ini diyakini membantu proses detoksifikasi tubuh, melancarkan metabolisme, serta memberikan efek hangat dan nyaman pada perut kosong.

Selain rempah-rempah, buah-buahan segar juga bisa menjadi alternatif terbaik sebagai menu pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr Zaidul Akbar, buah-buahan mengandung serat, vitamin, dan air yang membantu proses pencernaan dan membersihkan sistem pencernaan sebelum makan besar dilakukan pada siang hari.

“Nanti siang makan, nah itu Anda asup dengan buah-buahan atau sayur-sayuran, sehingga nutrisi dapat semua tuh ya,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT