7 Rekomendasi Obat Asam Lambung yang Aman dan Efektif
- Istimewa
tvOnenews.com - Apakah Anda adalah salah satu orang yang kerap merasakan penyakit asam lambung?
Penyakit asam lambung atau GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga menyebabkan penderitanya merasakan sensasi terbakar di bagian dada.
Menurut informasi dari pafipcdompu.org, penyakit asam lambung mudah kambuh dan biasanya ditularkan oleh stres, perubahan hormon, terlambat makan, atau konsumsi kafein dan makanan pedas.
Secara umum, asam lambung adalah cairan pencernaan yang diproduksi oleh lambung, terdiri dari asam klorida (HCl), kalium klorida (KCl), dan natrium klorida (NaCl).
Cairan tersebut berperan penting dalam proses pencernaan, terutama dalam mengurai protein menjadi asam amino. Asam lambung juga membantu membunuh bakteri dan mikroorganisme yang masuk bersama makanan.
Dengan tingkat keasaman yang tinggi (pH antara 1,5 dan 3,5), asam lambung membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya dengan mudah.
Namun, kadar asam lambung yang tidak normal dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, terutama rasa perih dan terbakar di dada, pada sebagian orang.
Terdapat beberapa penyebab utama terjadinya penyakit asam lambung, serta obat yang bisa mengurangi gejalanya. Berikut penjelasannya.
Apa saja penyebab utama terjadinya penyakit asam lambung?
Secara umum, penyakit asam lambung, atau gastroesophageal reflux disease (GERD), dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah penyebab utama terjadinya penyakit asam lambung meliputi:
1. Pola makan tidak sehat
Konsumsi makanan pedas, berlemak, asam, dan makanan cepat saji dapat meningkatkan produksi asam lambung. Makan dalam porsi besar atau terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat memicu refluks asam.
2. Obesitas atau kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan memberikan tekanan tambahan pada perut, yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke esofagus. Obesitas merupakan faktor risiko signifikan untuk mengembangkan GERD.
3. Kehamilan
Selama kehamilan, perubahan hormonal dan tekanan dari janin dapat menyebabkan peningkatan risiko GERD. Ini sering terjadi pada trimester kedua dan ketiga.
4. Akibat stres dan cemas berlebihan
Stres emosional dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan meningkatkan produksi asam lambung. Banyak orang yang menderita gangguan pencernaan kronis mengalami gejala yang lebih parah saat berada dalam situasi stres.
Load more