News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pakai Skincare Mahal, Wajah Kinclong Cuma karena Sering Makan Ini Mentah-mentah, Kata dr Zaidul Akbar...

Wajah kinclong tanpa pakai skincare mahal, cukup dengan makan bahan ini mentah-mentah, kata dr Zaidul Akbar bikin wajah jadi kinclong dan pencernaan sehat.
Sabtu, 2 November 2024 - 10:14 WIB
dr Zaidul Akbar, wajah kinclong tanpa skincare
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Siapa sangka dengan rutin makan bahan ini mentah-mentah bisa membuat wajah kinclong tanpa skincare mahal.

Bahkan bukan hanya membuat kinclong wajah, tetapi juga berkhasiat agar pencernaan menjadi sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak perlu lagi beli skincare mahal karena dengan bahan mentah ini pun bisa membuat wajah kinclong.

Lantas apa yang bisa dikonsumsi agar wajah kinclong dan pencernaan kembali sehat?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang bahan agar wajah kinclong.

Menurut dr Zaidul Akbar, ada kaitannya antara wajah kinclong dengan kondisi pencernaan.

Apa yang dikonsumsi ternyata bisa berdampak pada kondisi wajah.

Jika sembarangan makan, tanpa disadari berdampak buruk ke wajah, misalnya memicu jerawat dan penuaan dini.

dr Zaidul Akbar kemudian menyebutkan bahwa ada jenis-jenis bahan makanan yang memiliki manfaat besar bagi tubuh manusia.

"Memang ada jenis-jenis tumbuhan atau mungkin produksi ciptaan Allah memang dia kemampuan kerjanya itu luar biasa," kata dr Zaidul Akbar.

Kemudian dr Zaidul Akbar mengingatkan bahwa untuk mengatasi penyakit sebenarnya sangat mudah yaitu dengan menjaga pola makan.

"Anda mulai sekarang kalau mau hidup sehat sebenarnya gampang, enggak usah ngurusin penyakitnya, tapi urusin piringnya, urusin apa yang dimakan," saran dr Zaidul Akbar.

Dengan menjaga pola makan, memilih menu sehat, dan menjauhi makanan yang tidak sehat.

Salah satu menu sehat yang disarankan oleh dr Zaidul Akbar ternyata bermanfaat untuk membuat wajah menjadi kinclong.

"Kalau anda pengen wajah nya kinclong, pencernaannya baik, tempe itu jangan digoreng," ungkap dr Zaidul Akbar.

Menurut dr Zaidul Akbar, tempe lebih baik dikonsumsi secara mentah.

"Udah pernah makan tempe mentah? Enak lho," kata dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa jika tempe diolah dengan cara dipanaskan, maka akan membuat proteinnya menjadi rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Coba lihat denaturasi protein terjadi kapan, kalau dipanaskan, ini kan protein tempe, dipanaskan rusak sebenarnya," kata dr Zaidul Akbar.

Memang tetap ada kandungan gizi yang tersisa tapi yang hilang jauh lebih banyak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT