GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vaksinasi Anak Usia 6-11 tahun di Gunungkidul Diwarnai Tangis Histeris para Peserta Vaksin

Vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Gunungkidul, DIY, diwarnai tangis histeris peserta vaksin. Meski demikian, mereka antusias mengikuti vaksinasi.
Minggu, 19 Desember 2021 - 12:17 WIB
Siswa SD di Gunungkidul Mengikuti Vaksinasi Covid-19
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Gunungkidul, Yogyakarta, diwarnai tangis histeris peserta vaksin. Meski demikian, anak-anak terlihat antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 ini.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak-anak usia sekolah dasar ini tak mampu menyembunyikan rasa takut di raut wajah mereka saat pelaksanaan vaksinasi dimulai, saat menghadapi jarum suntik yang dipegang vaksinator, meski sudah dibujuk dan dipeluk oleh ibunya.

 

Tangis anak-anak ini pecah saat jarum suntik menembus kulit lengan mereka, hingga terdengar suara riuh di SD Muhammadiyah Al Mujahidin, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, DIY, Sabtu (18/12/2021). Namun demikian, sebagian besar siswa SD ini justru tidak takut dan senang mendapatkan suntikan vaksin. Salah satu peserta vaksin, Intan Gesti Aurelia, mengaku, tidak takut disuntik vaksin karena sudah mendapatkan informasi mengenai vaksin sebelumnya.

 

"Tidak takut, tapi cemas melihat jarum suntik. Ternyata setelah disuntik gak sakit," ucap Intan sambil tersenyum.

 

Sebanyak 1.112 dari tiga sekolah dasar di Gunungkidul menjadi sasaran suntikan pertama vaksin Covid-19 untuk usia 6-11 tahun. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan, untuk hari pertama vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun ini, tercatat 1112 anak dari tiga sekolah yakni SD Muhammadiyah Al Mujahidin, SDN Piyaman 3, dan MI Darrul Quran menjadi sasaran vaksinasi.

Sedangkan untuk keseluruhan target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Gunungkidul tercatat ada 47 ribu lebih siswa. Usai dilakukan vaksin perdana hari ini, lanjut Dewi, pihaknya sudah menginstruksikan kepada puskesmas untuk berkoordinasi dengan sekolah untuk menggelar vaksinasi. 

 

"Maksudnya agar vaksinasi anak bisa dilakukan di sekolah atau di puskesmas, tergantung kesepakatan bersama, termasuk dalam mengatur jadwal vaksin. Sedangkan jenis vaksin yang disuntikkan adalah Sinovac dan Coronavac," kata Dewi.

 

Disinggung mengenai capaian Vaksinasi, Dewi menyebut saat ini 83 persen dari 595.145 sasaran. Hingga kini, Dewi mengaku, masih ada belasan persen capaian vaksin yang belum terlaksana, dan hal ini memerlukan strategi khusus karena lokasinya yang terpisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Kita gandeng semua pihak, tak terkecuali dari BIN (Badan Intelejen Negara) DIY," kata Dewi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT