News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Suntik DNA Salmon yang Digunakan Krisdayanti

Krisdayanti sempat bikin heboh lantaran melakukan treatment suntik DNA salmon. Perawatan kecantikan itu diklaim dapat membuat kulit wajah tidak hanya sehat, tapi juga glowing seketika.
Minggu, 5 Desember 2021 - 18:44 WIB
Krisdayanti
Sumber :
  • Instagram @krisdayantilemos

Jakarta - Beberapa waktu yang lalu, Krisdayanti atau yang akrab disapa dengan KD, sempat bikin heboh lantaran melakukan treatment suntik DNA salmon yang dikabarkan harganya fantastis. Perawatan kecantikan itu diklaim dapat membuat kulit wajah tidak hanya sehat, tapi juga glowing seketika. Lalu, seperti apakah treatment suntik DNA salmon itu? 

Dokter Estetik, dr. Junivan Lindra, M.Biomed (AAM), menjelaskan, penggunaan DNA salmon dalam bidang kecantikan mulai diteliti sejak 2009. Kemudian pada 2017, treatment ini mulai diperkenalkan di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, apa saja fungsinya? 

Dokter Junivan lebih lanjut menjelaskan, hasil yang  didapat setelah 1-2 jam pertama penyuntikan adalah efek hidrasi. Kemudian, efek berikutnya akan terlihat setelah 48 jam penyuntikan DNA salmon. 

"Setelah itu, 48 jam berikutnya dia akan link ke reseptor, sehingga mulai menghasilkan beauty restructuring effect tadi. Dan akan sempurna di hari ke-15. Oleh karena itu, pengulangan dari suntikan ini adalah tiap 15 hari, yang kita lakukan 4 kali. Jadi dua bulan durasinya, dengan jarak 15 hari. Itu protokol yang disarankan," terang dia. 

Junivan mengatakan, injeksi DNA salmon terdahulu harus disuntikkan hingga 100 titik wajah. Namun, suntik DNA salmon generasi terbaru yang berasal dari Eropa khususnya Italia, hanya disuntikkan pada 5 titik wajah dengan durasi 10 menit, sehingga meminimalkan rasa sakit. 

"Terus lifting efeknya lebih kelihatan. Terus downtime, karena cuma 5 titik, setelahnya bisa jalan-jalan," ungkap dia. 

Sementara itu, Dokter Estetik, dr. Priskila Ariana, M.Biomed (AAM), menambahkan, yang membedakan salmon DNA yang sebelumnya dengan yang sekarang adalah tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dan teknik penyuntikannya yang jauh lebih sedikit. 

"Penyuntikannya hanya 5 titik per sisi wajah. Jadi kalau kanan kiri total 10 suntikan. Titik pertama kurang lebih ada di 2 cm di bawah mata, 1 cm dari samping cuping hidung, 1 cm keluar dari telinga, terus dari sudut rahang naik kurang lebih 1,5 cm. Dan yang terakhir di bawah sudut bibir," tuturnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Mengapa Harus Disuntikkan di Lima Titik Wajah? 

"Kalau dunia kedokteran nyebutnya bio aesthetic point. Jadi, titik di mana ketika nyuntikin di titik-titik tersebut, itu bisa menghasilkan hasil yang bagus, dengan teknik yang simpel, tapi memberikan hasil maksimal," pungkas dia. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT