News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Hindari Dua Hal Ini Jika Anda Tidak Mau Sakit Autoimun, dr Zaidul Akbar Bilang Jangan.....

Jika Anda ingin terhindar dari sakit autoimun, dr Zaidul Akbar memberikan saran untuk hindari dua hal. Pertama hindari semua produk berbasis gluten atau tepung,
Kamis, 26 Oktober 2023 - 17:46 WIB
Tolong Hindari Dua Hal Ini Jika Anda Tidak Mau Sakit Autoimun, dr Zaidul Akbar Bilang Jangan.....
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dalam salah satu ceramahnya, dr Zaidul Akbar seorang dokter sekaligus pendakwah menyampaikan bahwa hindari dua hal jika tidak mau sakit autoimun.

Dua hal ini yang ternyata tidak banyak orang ketahui, padahal memiliki efek buruk bagi tubuh dari segi kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit autoimun sendiri adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Anda sendiri.

Gelaja autoimun yang umum terjadi diantaranya nyeri di seluruh tubuh, badan seperti ngilu dan ditusuk-tusuk, nyeri sendi di bagian lutut, pergelangan tangan, punggung tangan hingga buku-buku jari.

Sering merasa lelah berlebihan dan berkepanjangan, timbul demam ringan, rambut mengalami kerontokan, serta sering terkena sariawan.

dr Zaidul Akbar kemudian menjelaskan bahwa ada hal yang harus dihindari untuk meminimalisir autoimun.

"Jadi dua hal yang haru Anda stop kalau Anda mau terhindar dari autoimun," ungkap dr Zaidul Akbar, dilansir dari YouTube nutfahalaqah76, Kamis (26/10/23).

Hindari Dua Hal Agar Tidak Terkena Autoimun Menurut dr Zaidul Akbar

Ilustrasi Produk berbasi gluten atau tepung. Source: istockphoto

"Pertama, semua produk berbasiskan gluten atau tepung. Semuanya. Yang kedua, semua produk berbasiskan dairy. Dairy itu apa? Susu sapi," ujar dr Cahyono menegaskan.

Mengapa dua hal tadi bisa menyebabkan sakit autoimun, karena ternyata dua hal tadi adalah faktor resiko yang dapat mengacaukan fungsi usus.

"Kenapa? Dua hal tadi bikin kacau usus," papar dr Zaidul Akbar menegaskan.

Dalam hal ini dr Zaidul Akbar juga menegaskan kembali bahwa wajah kita adalah cerminan isi perut kita. 

"Wajah kita adalah cerminan isi perut," pungkas dr Zaidul Akbar.

Dokter penggagas Jurus Sehat Rasulullah ini juga mengisahkan seorang temannya yang saat berkomunikasi kemudian berkirim foto, wajahnya terlihat miring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

dr Zaidul Akbar mendiagnosis bahwa dirinya mengidap skioliosis. Setelah berkonsultasi dengan dokter, ternyata memang benar temannya tersebut divonis mengidap skoliosis sejak lama. 

"Jadi wajah kita ini cerminan isi perut. Wajah kita ini cerminan isi hati," ungkap dr Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT