News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Sakit Pinggang? Hati-hati Saraf Kejepit

Saraf kejepit atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan penyakit yang terjadi ketika bantalan tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang.
Minggu, 28 November 2021 - 11:25 WIB
Sering Sakit Pinggang? Hati-hati Safat Kejepit
Sumber :
  • Paxels - Karolina Grabowska

Jakarta - Saraf kejepit atau dalam bahasa kedokteran dikenal dengan istilah Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan penyakit yang terjadi ketika bantalan tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. 

Dilansir dari healthline.com, tulang belakang manusia terdiri dari serangkaian ruas tulang yang ditumpuk satu sama lain. Setiap ruas tulang dilapisi oleh bantalan ruas tulang atau sering juga disebut cakram/disc. Bantalan ini berfungsi untuk menahan guncangan akibat aktivitas sehari-hari yang dilakukan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saraf kejepit” atau HNP terjadi ketika bantalan ruas tulang bergeser. Jika sampai tidak menjepit saraf, penderita HNP mungkin tidak akan merasakan sakit sama sekali, atau hanya merasakan sakit punggung ringan.

Namun, jika hernia menekan atau menjepit saraf tulang belakang, gejala yang muncul tergantung pada lokasi dan seberapa banyak saraf yang terjepit. Penderita biasanya merasakan sakit punggung kiri dan kanan, bahkan menjalar hingga paha dan kaki. 

Penyebab Saraf Kejepit
Selain faktor bertambahnya usia, ternyata saraf kejepit atau HNP dapat disebabkan karena aktivitas-aktivitas tertentu. Mengangkat benda yang berat dengan posisi yang salah juga dapat menyebabkan ketegangan pada punggung bagian bawah, yang dapat menyebabkan bantalan tulang bergeser.

Selain itu, melakukan aktivitas yang berulang-ulang di sekitaran pinggang dan melelahkan juga dapat beresiko tinggi membuat bantalan punggung bergeser. Individu yang kelebihan berat badan juga berisiko lebih tinggi mengalami saraf kejepit karan harus menopang berat tambahan. Otot yang lemah dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak juga dapat berkontribusi pada bergesernya bantalan tulang.

Seiring bertambahnya usia, bantalan tulang cenderung mengalami pergeseran. Hal ini disebabkan karena kandungan cairan pelindung bantalan semakin berkurang. Uniknya, hal ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saraf kejepit biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika nyeri punggung dan pinggang tidak juga hilang bahkan hingga menjalar ke tungkai, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Segera ke IGD apabila nyeri punggung menyebabkan tidak dapat menahan buang air kecil, tidak dapat menahan buang air besar, kelumpuhan, bahkan hingga mengalami cedera. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT