Waduh, Makan Nasi Campur Telur Ternyata Tidak Boleh Sembarangan? Ternyata Ada Caranya, dr Zaidul Akbar Bilang...
- Kolase tvonenews
Pastikan untuk tidak mencampur terlalu banyak protein dalam satu piring.
“Jadi kalau kita memahami bahwa makanan itu misalkan ikan-ikan itu protein, tempe juga protein maka sebenarnya jangan-jangan dicampur sama gitu. Protein satu jenis saja ikan, telur, atau daging saja,” pungkas dr Zaidul Akbar.
Ia menyampaikan justru semakin sederhana isi piring, maka sebaik bagus untuk kesehatan.
“Jadi semakin sederhana yang kita makan maka semakin kesehatan kita akan terjaga. Kalau pun sakit itu akan jauh lebih mudah ngobatinnya,” ucap dr Zaidul Akbar.
Jika ingin makan sesuatu, contohnya burger. Cobalah untuk memperhatikan kandungan dalam daging burger. Kandungannya terdiri dari banyak bahan kimia.
“Kalau saya makan burger masalahnya kita bahas, Bapak Ibu pernah lihat gak kandungan burger itu terutama pada dagingnya yang sudah ditambahkan pengawet. Saya pernah baca itu kandungan dari burger itu panjang banget,” lanjutnya.
Bahkan, dalam daging burger ada kandungan bahan pengawet yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya.
“Dagingnya secuil gitu sisanya itu bahan kimia semua. Jadi kalau Anda membayangkan burger itu kenapa dia gak sehat terlalu banyak bahan kimia. Burger tuh bukan makanan sederhana,” tutur dr Zaidul Akbar.
“Lalu misalkan kentang goreng lagi beku-bekunya diambil langsung digoreng itu gak sederhana. Jadi sederhana itu alami kalau bisa dikatakan gak ada bahan sintetik,” sambungnya.
Dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa penyebab penyakit semakin merajalela yakni banyaknya komponen kimia sintetik yang dikonsumsi tubuh.
“Kenapa sekarang sakit merajalela? Dalam makanan yang dikonsumsi, terlalu banyak komponen kimia sintetik.
Seorang jamaah bertanya jika makan telur dicampur nasi tidak baik untuk kesehatan. Dr Zaidul Akbar memberikan jawabannya.
“Kalau bicara telur sendiri, sebenarnya kalau telur itu kan protein. Jadi ketika telur itu digoreng sudah terjadi denaturasi telurnya sudah gak sehat,” ujar dr Zaidul Akbar.
Ia menjelaskan bahwa telur jika dimasak dengan baik maka proteinnya akan terjaga dan tidak rusak.
“Jadi kalau mau masak telur itu ada caranya, supaya proteinnya gak rusak. Kalau protein ketemu karbohidrat mungkin nasi kalau menurut keterbatasan pengetahuan saya tidak melihat ada yang bermasalah di situ,” pungkas dr Zaidul Akbar.
Load more