News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Strategi Banyuwangi Pulihkan Wisata, Siapkan Destinasi Sehat dan Digital

Destinasi sehat artinya, tempat wisata dengan disiplin protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Lalu, layanannya menggunakan digital.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 2 Oktober 2021 - 10:08 WIB
De Djawatan, Hutan Mirip di Scene Lord of The Rings di Banyuwangi
Sumber :
  • Happy Oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur  – Akibat pandemi, pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sempat lesu bahkan bisa dibilang ambruk. Memasuki level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), wilayah berjuluk Kota Gandrung ini menyiapkan berbagai strategi memulihkan pariwisata. Salah satunya, menyiapkan destinasi sehat dan layanan digital.

Destinasi sehat artinya, tempat wisata dengan disiplin protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Lalu, layanannya menggunakan digital. Menghindari bersentuhan dengan orang luar. Misalnya, pembelian tiket secara online. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita siapkan tiga strategi memulihkan pariwisata. Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ‘tiga makin’,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (1/10),

Selain tiket online, layanan digital di tempat wisata dengan penyelenggaraan  menggunakan virtual atau hybrid. Gabungan online dan offline. Hingga penyediaan angkutan wisata gratis yang dipesan secara online. 

“Kita juga mulai menerapkan skrining pengunjung untuk mengecek vaksinasi. Bahkan, destinasi alam yang di desa, tetap harus aspek digital,” jelasnya.

Kemudian, destinasi wisata diarahkan terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan. Salah satunya, menyiapkan layanan angkutan wisata gratis ke sejumlah destinasi wisata. Even-even baru juga disiapkan, berkolaborasi dengan banyak hal. Seperti ajang sepeda hingga selancar. Semuanya dibuat outdoor tourism yang kini diburu wisatawan.  Sebab, dinilai lebih aman dan sehat.

Tak kalah penting, destinasi tak sekadar disiplin prokes. Namun, wajib melengkapi standar festival dan pengelolaan destinasi berorientasi kesehatan. 
Banyuwangi juga melakukan sertifikasi prokes bagi akomodasi wisata. Mulai hotel, homestay, kafe, restoran, hingga warung makan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami juga terus berupaya menekan Covid. Caranya, memperkuat testing dan tracing. Juga vaksinasi,” jelas Ipuk. 

Vaksinasi di Banyuwangi sudah tembus 55 persen, tertinggi di Jatim. Cakupan vaksinasi yang cukup tinggi membuat Banyuwangi cukup aman untuk destinasi wisata. (Happy Oktavia/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT