News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu-satunya di Indonesia, Teratai Raksasa Ada di Manggarai Timur

Meski bisa menyaksikan bunga teratai mekar setiap saat, tetapi waktu yang tepat untuk menyaksikan permukaan danau dipenuhi bunga yang mekar bersamaan adalah setiap awal bulan April.
Kamis, 16 September 2021 - 12:44 WIB
Keindahan Lotus di Rana Tonjong, Manggarai Timur, NTT
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai Timur, NTT- Lautan utara Flores tampak biru pekat di siang hari. Panorama aduhai membuai nitra ketika menjejak aspal yang melintasi perbukitan gersang tepi pantai utara Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memakan waktu empat jam dari kota Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai, perjalanan mengikuti rute jalan pantai utara Manggarai Timur memang melelahkan. Hati-hati berkendara di sini sebab jalurnya banyak tikungan tajam serta tanjakan.

Namun di ujung tujuan, rasa letih serentak sirna oleh panorama danau penuh teratai tersembul di dasar perbukitan hijau sisi utara Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas.

Teratai dengan nama latin Victoria amazonica ini punya warna khas bunga yakni pinkish atau campuran warna merah muda dan putih. Teratai raksasa ini berbunga selama April hingga akhir Mei.

Setelah bulan Mei, masih ditemukan banyak tersisa bunga dan bonggol berisi bijian-bijian mirip kacang tanah yang enak dimakan.

Dalam bahasa lokal, danau teratai ini disebut Rana Tonjong. Rana berarti danau, sedangkan Tonjong sebagai personifikasi biji bunga yang oleh warga lokal diyakini sebagai obat sakit lambung.

Teratai raksasa ini tumbuh memenuhi danau lotus (Nelumbo nucifera) seluas hampir 3,5 hektare yang dibatasi hamparan sawah di bagian hilir.

Rana Tonjong merupakan jenis danau tapal kuda atau oksbow lake, di mana air akan surut pada musim kering. Air akan kembali lagi karena areal persawahan di sekitar objek ini merupakan wilayah tadah hujan.

Danau Tonjong atau Rana Tonjong terletak di Desa Golo Nanga Baling, Kecamatan Sambi Rampas. Jarak dari Ruteng Ibukota Kabupaten Manggarai lebih kurang 107 Km.

Tak seperti lotus kebanyakan yang menjalar di permukaan air, lotus di Rana Tonjong tumbuh tegak dengan tinggi batang mencapai 2 sampai 3 meter, berdaun lebar hingga 45 sentimeter dan lebar bunga mencapai 25 sentimeter.

Tonjong disebut juga lotus raksasa. Bunga lotus Rana Tonjong memiliki mahkota berwarna merah muda dan keputih-putihan, sedangkan sari dan putiknya berwarna kuning keemasan.

Arsyad, Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas Pariwisata Manggarai Timur yang ditugaskan menjaga destinasi Lotus Rana Tonjong mengatakan, Rana Tonjong sebagai danau lotus terbesar kedua setelah Provinsi Mandi, India Utara.

“Dalam literatur danau teratai Rana Tonjong adalah lotus raksasa kedua setelah India. Ini satu-satunya di Indonesia,” kata Arsyad ketika berbincang dengan tvonenews belum lama ini.

Dia juga mengatakan, keunikan lain lotus di Rana Tonjong yakni sifatnya yang endemik.

“Sifat tanaman ini endemik, jika ditanam di luar wilayah ini, tonjong tidak bisa hidup. Lotus ini sudah diteliti oleh seorang profesor dari Jerman pada 1990-an,” ujarnya di pinggir danau lotus.

Mulai Dibangun Fasilitas Wisata

Karena sudah terkenal dan banyak kunjungan, maka Rana Tonjong telah ditetapkan sebagai destinasi pengembangan baru di Manggarai Timur.

Untuk mendukung program pengembangan destinasi, Rana Tonjong mulai dipersolek. Pada tahun 2019 Dinas Pariwisata Manggarai Timur membangun beberapa infrastruktur yang dibutuhkan pengunjung.

“Sekarang sudah bagus, sudah mulai dibangun fasilitas pendukung destinasi seperi view point, jalan setapak, bak penampung air, serta kamar mandi,” ungkap Arsyad.

Tahun 2015, lokasi ini sudah resmi menjadi milik pemerintah setelah dilakukan pembebasan lahan seluas 4 hektare.

Menurut Arsyad, selama masa pandemi Covid-19, tempat ini paling banyak didatangi muda-mudi dan pasangan keluarga muda. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara nihil sejak awal tahun 2020.

Selama berada di sini, Anda tidak saja terpesona. Indahnya kepingan surga di bawah langit Manggarai Timur ini membuat pengunjung tidak buru-buru pulang karena harus mengambil gambar banyak-banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski bisa menyaksikan bunga teratai mekar setiap saat, tetapi waktu yang tepat untuk menyaksikan permukaan danau dipenuhi bunga yang mekar bersamaan adalah setiap awal bulan April.

“Keunikan lainnya, biji-bijian dari dalam bonggol bisa dimakan,rasanya seperti kacang tanah. Kita di sini makan itu sebagai obat sakit lambung,” tutup Arsyad. (Jo Kenaru/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT