News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Telkom Perkuat Kolaborasi dengan Kampus dan Industri, Dorong AI Jadi Senjata Baru Ekonomi Digital

Telkom mendorong penguatan talenta digital, pengembangan inovasi, serta percepatan pembangunan ekosistem AI nasional melalui kolaborasi antara dunia kampus dan industri.
Selasa, 14 April 2026 - 14:58 WIB
Program Data Unboxed @Campus yang digelar Telkom bersama Katadata untuk dorong inovasi AI nasional.
Sumber :
  • Telkom

Jakarta, tvOnenews.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari percepatan transformasi digital nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Katadata Indonesia dalam program Data Unboxed @Campus bertema “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” yang berlangsung di Auditorium Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini menghadirkan diskusi interaktif antara profesional industri dan mahasiswa untuk memperluas wawasan terkait pemanfaatan AI.

Fokus pembahasan mencakup penguatan talenta digital, pengembangan inovasi, serta percepatan pembangunan ekosistem AI nasional melalui kolaborasi antara dunia kampus dan industri.

Forum ini menjadi bagian dari langkah Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional secara menyeluruh, mulai dari pengembangan talenta, riset, hingga implementasi solusi berbasis AI di berbagai sektor.

Upaya ini juga sejalan dengan peran Telkom sebagai penggerak transformasi digital yang terus mendorong pemanfaatan teknologi guna meningkatkan daya saing nasional dan memperkuat ekonomi digital.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan AI secara inklusif di berbagai bidang, tidak hanya terbatas pada sektor teknologi.

Ia juga menggarisbawahi perlunya pendekatan berbasis kearifan lokal agar pengembangan teknologi tetap memperkuat identitas bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara industri, pemerintah, dan akademisi menjadi kunci untuk menghasilkan dampak nyata melalui penguatan riset dan co-creation berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko menegaskan bahwa AI kini telah menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital.

“AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan enabler utama yang menentukan daya saing bangsa. Telkom memandang penguatan ekosistem AI harus dilakukan secara kolaboratif, dengan kampus sebagai pusat inovasi dan talenta, serta industri sebagai akselerator implementasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkas Andri, Selasa (14/4/2026).

Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan talenta AI serta pembangunan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara teknologi, infrastruktur, akses data, dan kesiapan sumber daya manusia dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan solusi AI yang relevan.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi pun dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan talenta digital yang adaptif dan siap memenuhi kebutuhan industri di masa depan.

Sesi diskusi panel menghadirkan Andri Herawan Sasoko, EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa, serta akademisi sekaligus praktisi AI I Putu Agus Eka Darma Udayana. Diskusi membahas implementasi AI di industri, kesiapan talenta digital, serta pentingnya integrasi antara riset kampus dan kebutuhan pasar agar inovasi dapat dihilirisasi secara optimal.

Dalam diskusi tersebut, Komang memaparkan implementasi AI yang telah dilakukan Telkom melalui berbagai solusi digital. Ia juga menjelaskan penguatan kapabilitas perusahaan melalui Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang didukung lima pilar berbasis kolaborasi pentahelix.

Pilar AI Campus berfokus pada penguatan riset, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi AI di lingkungan akademik sebagai bagian dari proses hulu.

Sementara itu, empat pilar lainnya berperan dalam hilirisasi, yakni AI Playground untuk pengujian dan pengembangan prototipe, AI Connect untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, AI Hub sebagai pusat berbagi solusi siap pakai, serta AI Native yang menjadi fondasi penerapan AI dalam operasional internal TelkomGroup.

“Telkom telah mengembangkan berbagai use case AI yang terintegrasi dengan platform data dan digital services, mulai dari analitik bisnis hingga pengambilan keputusan berbasis data. Melalui AI Center of Excellence, kami membangun kapabilitas end-to-end, dari data, model, hingga deployment agar AI tidak berhenti di konsep, tetapi benar-benar memberikan value nyata bagi industri dan masyarakat,” jelas Komang.

Partisipasi mahasiswa menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Selain mengikuti sesi utama dan diskusi panel, mahasiswa terlibat aktif dalam tanya jawab, diskusi langsung dengan narasumber, serta pembahasan studi kasus implementasi AI di industri.

Mereka juga memperoleh akses ke platform data Databoks milik Katadata guna meningkatkan literasi data dan kemampuan analitis.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Telkom bersama Katadata memberikan bantuan berupa satu unit komputer desktop untuk perpustakaan Universitas Udayana yang dilengkapi akses Databoks Premium selama satu tahun.

Selain itu, 100 mahasiswa juga mendapatkan akses langganan selama satu bulan untuk mendukung pembelajaran dan riset berbasis data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui program ini, Telkom dan Katadata mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih aplikatif. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep AI secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran implementasi serta peluang karier di era digital

Ke depan, Telkom berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem AI nasional melalui pengembangan infrastruktur digital dan inovasi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT