News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Rupiah! Mata Uang Asia Kompak Menguat Usai Sinyal Perang Mereda

Mata uang Asia menguat kompak terhadap dolar AS setelah sentimen perang mereda. Baht, ringgit, yuan hingga yen ikut menguat selain rupiah.
Selasa, 10 Maret 2026 - 13:21 WIB
Ilustrasi - Uang pecahan 100.000 rupiah Indonesia terlihat melalui kaca pembesar di antara mata uang Asia Tenggara lainnya.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan pasar keuangan Asia pada Selasa (10/3/2026) menunjukkan perubahan sentimen yang cukup signifikan. Mata uang Asia menguat secara kompak terhadap dolar Amerika Serikat setelah muncul sinyal meredanya ketegangan geopolitik global.

Tidak hanya rupiah yang menguat, sejumlah mata uang Asia menguat di awal perdagangan hari ini. Penguatan terjadi pada berbagai mata uang di kawasan yang selama ini sensitif terhadap perubahan harga energi dan dinamika geopolitik global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa mata uang Asia menguat antara lain:

  • Baht Thailand

  • Ringgit Malaysia

  • Peso Filipina

  • Rupiah Indonesia

  • Dolar Taiwan

  • Yuan China

  • Won Korea Selatan

  • Yen Jepang

Kondisi ini menunjukkan bahwa mata uang Asia menguat secara kolektif karena perubahan sentimen pasar global yang mulai membaik.

Rupiah Ikut Menguat Seiring Tren Mata Uang Asia

Sejalan dengan tren mata uang Asia menguat, rupiah juga mencatatkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Pada pembukaan pasar spot, nilai tukar rupiah tercatat menguat 0,41 persen ke posisi Rp16.875 per dolar AS. Tak lama kemudian, rupiah kembali menguat 0,45 persen menjadi Rp16.869 per dolar AS sekitar pukul 09.10 WIB.

Pergerakan ini menegaskan bahwa tren mata uang Asia menguat tidak hanya terjadi pada satu negara, melainkan menjadi fenomena regional yang dipicu oleh sentimen global.

Namun tidak semua mata uang Asia mengalami penguatan. Dalam perdagangan pagi ini, dolar Singapura dan dolar Hong Kong justru tercatat masih mengalami pelemahan.

Sentimen Geopolitik Jadi Pemicu Mata Uang Asia Menguat

Penguatan yang terjadi pada berbagai mata uang Asia menguat hari ini tidak lepas dari perubahan sentimen geopolitik global.

Pasar keuangan dunia sebelumnya sempat dilanda kekhawatiran akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut sempat mendorong investor global beralih ke aset aman seperti dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun situasi mulai berubah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang dengan Iran berpotensi segera berakhir dan operasi militer berjalan lebih cepat dari jadwal.

Pernyataan tersebut memberikan harapan bahwa konflik tidak akan berlangsung lama, sehingga membuat pelaku pasar mulai berani kembali mengambil risiko di pasar keuangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT