Prabowo Bentuk Satgas Energi Bersih, Targetkan 120 Juta Motor Bensin Beralih ke Listrik dalam 3-4 Tahun
- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Dengan mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pemerintah menilai biaya operasional listrik dapat ditekan secara signifikan sekaligus mempercepat transformasi energi nasional.
“Kita bisa mengurangi subsidi. Karena dengan kita mengonversi dari PLTD ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik,” jelas dia.
Pemerintah juga berencana melanjutkan skema insentif konversi motor listrik yang sebelumnya telah dijalankan. Program tersebut memungkinkan kendaraan berbahan bakar bensin diubah menjadi kendaraan listrik dengan dukungan subsidi pemerintah.
Saat ini, konversi motor listrik diperkirakan mencapai sekitar 200.000 unit setiap tahun. Meski demikian, pemerintah masih menyusun formulasi subsidi yang dinilai paling tepat untuk mempercepat adopsi teknologi tersebut di masyarakat.
“Semacam begitu (subsidi), tetapi nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi,” tandas Bahlil.
Langkah pembentukan Satgas ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempercepat agenda transisi energi nasional, sekaligus menjadikan energi terbarukan sebagai tulang punggung sistem energi Indonesia di masa depan. (agr/rpi)
Load more