News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Danantara Bidik 50 Pesawat Boeing untuk Garuda, Armada Baru Disiapkan di Tengah Antrean Global

Danantara mengkaji pembelian 50 pesawat Boeing untuk Garuda Indonesia sebagai bagian kesepakatan dagang RI-AS di tengah antrean pesawat global.
Jumat, 27 Februari 2026 - 13:23 WIB
Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (28/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Rencana besar tengah disiapkan untuk maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia. Pengelola dana kekayaan negara Indonesia, Danantara Indonesia, mengkaji opsi pembiayaan untuk mengakuisisi 50 pesawat Boeing sebagai bagian dari penguatan armada Garuda di tengah ketatnya pasokan pesawat global.

Rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian teknis dan negosiasi. Namun, sinyal keseriusan pemerintah dinilai kuat karena pembelian pesawat ini menjadi bagian dari kesepakatan dagang bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat yang baru diteken.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengungkapkan bahwa secara prinsip Indonesia siap melakukan pembelian, namun realisasinya sangat bergantung pada kemampuan produksi dan jadwal pengiriman dari Boeing.

“Secara teknis, kami siap membeli 50 pesawat. Namun, Boeing belum dapat memastikan jumlah unit yang bisa dikirim, apakah 10, 20, atau lebih dalam waktu dekat,” ujar Rohan dalam wawancara kelompok terbatas di kantor pusat Danantara, Jakarta, Kamis (27/2/2026).

Antrean Produksi Jadi Tantangan Utama

Salah satu kendala terbesar dalam rencana ini adalah waktu pengiriman. Rohan menyebut, akibat antrean produksi global, pengiriman pesawat baru bisa memakan waktu hingga tujuh tahun. Kondisi ini tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga maskapai-maskapai di berbagai negara.

Menurutnya, pemerintah dan Danantara tengah mencari alternatif agar proses penguatan armada Garuda bisa berjalan lebih cepat. Namun, ia mengakui keterbatasan pasokan pesawat saat ini membuat ruang gerak menjadi sempit.

“Kami tentu mencari opsi agar bisa lebih cepat, tetapi realitasnya, hampir semua maskapai di dunia menghadapi tantangan serupa,” katanya.

Skema Pendanaan Masih Dibahas

Dari sisi pendanaan, Danantara membuka peluang penggunaan berbagai skema pembiayaan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah supplier credit, di mana pembayaran dilakukan secara bertahap langsung kepada Boeing.

“Sumber pendanaan bisa bervariasi, termasuk supplier credit yang memungkinkan pembayaran secara cicilan. Semua ini akan sangat tergantung pada hasil negosiasi lanjutan,” jelas Rohan.

Selain pembelian pesawat, Danantara juga memberi sinyal kemungkinan penambahan penyertaan modal ke Garuda Indonesia guna mendukung ekspansi armada dan memperkuat struktur keuangan maskapai.

Sebagai catatan, pada pertengahan 2025, PT Danantara Asset Management telah mengalokasikan dana sekitar Rp23,67 triliun untuk menopang permodalan Garuda. Langkah ini dinilai sebagai fondasi awal sebelum ekspansi armada dilakukan secara lebih agresif.

Konsolidasi Maskapai Masih Dikaji

Di tengah tantangan pengadaan pesawat, Danantara juga masih mengkaji opsi konsolidasi maskapai domestik. Langkah ini dipandang dapat meningkatkan efisiensi armada, terutama ketika kebutuhan penerbangan domestik dan regional terus meningkat.

Rohan menyebut, konsolidasi menjadi relevan karena keterbatasan pasokan pesawat membuat optimalisasi armada yang ada menjadi krusial.

“Konsolidasi masih dalam pertimbangan, terutama untuk memastikan efisiensi penggunaan armada di tengah permintaan yang terus tumbuh,” ujarnya.

Bagian dari Kesepakatan Dagang RI–AS

Rencana pembelian 50 pesawat Boeing ini tidak berdiri sendiri. Langkah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat bertajuk “Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesia Alliance”, yang ditandatangani pekan lalu.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia memiliki komitmen untuk melakukan pengadaan US$13,5 miliar untuk pesawat komersial serta barang dan jasa pendukung aviasi dari pemasok asal Amerika Serikat.

Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menegaskan bahwa Danantara menjadi salah satu institusi kunci dalam pelaksanaan komitmen tersebut.

“Dalam perjanjian tarif timbal balik ini, ada sejumlah kegiatan yang melibatkan Kementerian Investasi dan Danantara, termasuk rencana pembelian 50 pesawat Boeing,” ujar Rosan dalam konferensi pers virtual dari Washington, D.C., pada 20 Februari 2026.

Dorong Daya Saing Garuda

Rencana akuisisi pesawat ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengembalikan daya saing Garuda Indonesia, terutama setelah melalui fase restrukturisasi panjang. Dengan armada yang lebih modern dan efisien, Garuda diharapkan mampu meningkatkan layanan sekaligus menekan biaya operasional jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, analis menilai tantangan terbesar tetap pada eksekusi, mulai dari kepastian pengiriman, skema pembiayaan, hingga sinkronisasi dengan strategi bisnis Garuda ke depan.

Di tengah ketatnya industri penerbangan global, langkah Danantara mengkaji pembelian 50 pesawat Boeing menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius menata ulang industri aviasi nasional. Realisasi rencana ini akan menjadi penentu arah Garuda Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus cerminan kekuatan diplomasi ekonomi Indonesia di panggung internasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT