GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Goldprice Bergejolak Tajam! Bank Sentral Dunia Rem Mendadak, Ternyata Ini Penyebabnya

Goldprice dunia bergejolak setelah cetak rekor. Bank sentral tunda pembelian sementara, namun prospek Goldprice 2026 masih bullish didorong suku bunga dan risiko global.
Senin, 23 Februari 2026 - 13:02 WIB
Saat Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertingginya, Harga Emas Antam Stagnan di Rp1,42 juta per gram, Ternyata Ini Penyebabnya...
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com – Pergerakan Goldprice global dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan volatilitas ekstrem. Setelah sempat menembus rekor tertinggi, Goldprice justru berayun tajam dan memicu perubahan strategi para pembeli terbesar di pasar, yakni bank sentral dari berbagai negara.

Laporan analis komoditas dari Goldman Sachs menyebut lonjakan dan koreksi cepat Goldprice membuat banyak bank sentral memilih menunda akumulasi emas, meski minat jangka panjang tetap kuat. Kondisi ini menandai fase “wait and see” di tengah ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Goldprice Sempat Cetak Rekor, Lalu Terkoreksi Tajam
Pada awal tahun, Goldprice sempat melesat hingga menyentuh level historis di atas 5.500 dollar AS per ounce. Reli Goldprice didorong kombinasi permintaan investasi, pembelian institusi, serta strategi diversifikasi cadangan devisa.

Namun, hanya dalam waktu singkat, Goldprice anjlok hampir 9 persen dan sempat menyentuh kisaran 4.400 dollar AS. Fluktuasi tajam ini mengguncang pasar dan membuat investor mempertanyakan apakah reli Goldprice masih berlanjut atau justru memasuki fase koreksi panjang.

Meski demikian, Goldprice kembali rebound ke area 5.100 dollar AS, menunjukkan bahwa daya tarik emas sebagai aset lindung nilai belum pudar.

Bank Sentral Jadi Motor Utama Goldprice
Data World Gold Council menunjukkan bank sentral membeli sekitar 1.000 ton emas pada 2023 dan 2024. Angka tersebut turun menjadi sekitar 900 ton pada 2025, tetapi dilakukan pada level Goldprice yang lebih tinggi.

Artinya, kenaikan Goldprice dalam beberapa tahun terakhir tidak semata didorong investor ritel, melainkan akumulasi besar-besaran oleh otoritas moneter dunia yang ingin mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Fenomena ini menguat sejak pembekuan cadangan devisa Rusia pada 2022, yang menjadi alarm bagi banyak negara untuk mendiversifikasi aset ke emas. Sejak saat itu, strategi lindung nilai melalui emas langsung mengerek Goldprice secara struktural.

Volatilitas Bikin Bank Sentral Tahan Belanja
Meski prospek Goldprice dinilai masih bullish, lonjakan volatilitas membuat sebagian bank sentral enggan membeli di harga tinggi. Mereka cenderung menunggu stabilisasi sebelum kembali masuk pasar.

Analis menilai gejolak Goldprice saat ini dipicu oleh aktivitas sektor swasta yang melakukan diversifikasi melalui instrumen derivatif seperti opsi emas. Mekanisme ini memperbesar ayunan harga dan membuat pergerakan Goldprice tampak lebih agresif dibandingkan fundamentalnya.

Dengan kata lain, tekanan jangka pendek pada Goldprice bukan karena lemahnya permintaan, melainkan perubahan cara investor mengakses pasar.

The Fed Jadi Faktor Penentu Arah Goldprice
Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve juga menjadi variabel penting bagi arah Goldprice. Ketika suku bunga turun, biaya peluang memegang emas mengecil sehingga Goldprice biasanya menguat.

Prospek pelonggaran moneter inilah yang diperkirakan kembali menopang Goldprice hingga akhir 2026, terutama jika inflasi tetap menjadi perhatian global.

UBS: Koreksi Goldprice Hanya “Reset”, Bukan Akhir Reli
Pandangan senada datang dari UBS yang menilai penurunan tajam Goldprice sebagai fase penyesuaian, bukan perubahan tren.

Menurut UBS, Goldprice saat ini masih sekitar 15 persen lebih tinggi dibandingkan level tahun sebelumnya, menandakan fondasi permintaan tetap solid. Bank tersebut melihat kisaran 4.500–4.800 dollar AS sebagai zona di mana fundamental kembali mendominasi pergerakan Goldprice.

Permintaan bank sentral diproyeksikan mencapai 950 ton pada 2026, sementara arus masuk ETF emas juga diperkirakan meningkat. Kombinasi ini diyakini menjaga Goldprice tetap dalam tren naik jangka menengah.

Goldprice dan Pergeseran Strategi Investasi Global
Kenaikan Goldprice tidak bisa dilepaskan dari perubahan lanskap ekonomi dunia. Ketegangan geopolitik, kekhawatiran fiskal di negara maju, serta ketidakpastian pasar obligasi mendorong investor mencari aset yang dianggap netral secara politik.

Dalam konteks ini, emas kembali menjadi jangkar stabilitas, sehingga Goldprice berperan sebagai indikator ketidakpastian global.

Namun, jika volatilitas terus tinggi, pembelian emas oleh bank sentral bisa tertahan sementara. Sebaliknya, jika pasar kembali tenang, akumulasi emas diperkirakan meningkat lagi dan mendorong Goldprice ke level yang lebih tinggi.

Prospek Goldprice 2026 Masih Bullish
Sejumlah proyeksi memperkirakan Goldprice dapat bergerak menuju 5.400 dollar AS per ounce pada akhir 2026. Bahkan dalam skenario optimistis, Goldprice berpotensi menembus 6.000 dollar AS jika permintaan lindung nilai meningkat tajam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, meski sempat bergejolak, narasi besar Goldprice masih bertumpu pada tiga faktor utama: pembelian bank sentral, ekspektasi suku bunga lebih rendah, dan meningkatnya risiko geopolitik.

Dengan kombinasi tersebut, pasar menilai koreksi saat ini lebih sebagai jeda dalam reli panjang Goldprice, bukan pembalikan arah. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 25 Pemain Timnas Futsal Indonesia untuk AFF

Daftar 25 Pemain Timnas Futsal Indonesia untuk AFF

Timnas Futsal Indonesia dipastikan tampil dengan komposisi berbeda pada ajang AFF Futsal Championship 2026 di Thailand dibandingkan saat berlaga di Piala Asia -
Alasan di Balik Impor Pikap India untuk Koperasi Desa Merah Putih

Alasan di Balik Impor Pikap India untuk Koperasi Desa Merah Putih

PT Agrinas Pangan Nusantara resmi merealisasikan kontrak impor 105.000 unit kendaraan niaga asal India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih ...
Erick Thohir Singgung soal Gaya Main Inggris agar John Herdman Hati-hati

Erick Thohir Singgung soal Gaya Main Inggris agar John Herdman Hati-hati

Ketua Umum PSSI Erick Thohir berharap pelatih anyar John Herdman mampu membangun pondasi yang solid bagi Timnas Indonesia. Herdman dijadwalkan memimpin skuad ..
Selain Menduga Nadiem Terima Aliran Dana Kasus Chromebook, Jaksa Beberkan Skema Aliran Keuntungannya

Selain Menduga Nadiem Terima Aliran Dana Kasus Chromebook, Jaksa Beberkan Skema Aliran Keuntungannya

Baru-baru ini, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menduga Nadiem terima aliran dana dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Bahkan, JPU
Ramalan Keuangan Shio Kamis, 26 Februari 2026: Anjing Dapat Cuan, Babi Harus Bayar Cicilan

Ramalan Keuangan Shio Kamis, 26 Februari 2026: Anjing Dapat Cuan, Babi Harus Bayar Cicilan

Ramalan keuangan shio besok 26 Februari 2026. Simak peruntungan finansial lengkap untuk 12 shio, ada yang hoki besar dan ada yang perlu menahan pengeluaran.
Dampak Brimob Aniaya Siswa di Tual, Peran Brimob Dibatasi? Mabes Polri Lontarkan Respons Menohok

Dampak Brimob Aniaya Siswa di Tual, Peran Brimob Dibatasi? Mabes Polri Lontarkan Respons Menohok

Dampak dari kasus oknum brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Kini mencuat desakan peran brimob di tengah masyarakat dibatasi. Sontak, hal ini menuai respons

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo: Temukan Keberuntunganmu

Ramalan Zodiak Besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo: Temukan Keberuntunganmu

Simak ramalan zodiak besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peruntungan cinta, karier, dan keuangan kamu di sini!
Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis

Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis

Baru-baru ini beredar video ratusan massa geruduk Polda DIY pada Selasa (24/2) di media sosial. Diketahui, massa lakukan hal itu karena menuntut keadilan dari
Naik ke-5 Besar Klasemen! Bhayangkara Presisi Tunjukkan Taring di Super League

Naik ke-5 Besar Klasemen! Bhayangkara Presisi Tunjukkan Taring di Super League

Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil trengginas saat menghancurkan tamunya Semen Padang FC dengan skor telak 4-0 pada lanjutan Super League di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Selasa (24/02/2026).
Polemik ABK Dihukum Mati Karena Penyelundupan 2 Ton Narkoba, DPR: Aktor Intelektualnya Perlu Diburu!

Polemik ABK Dihukum Mati Karena Penyelundupan 2 Ton Narkoba, DPR: Aktor Intelektualnya Perlu Diburu!

Polemik ancaman hukuman mati terhadap anak buah kapal (ABK) Fandi Ramadhan karena penyelundupan 2 ton narkoba menggunakan Kapal Sea Dragon menuai sorotan hingga
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT