GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serbuan Dolar AS Tekan Asia: Rupiah Melemah, Yen Jadi Korban Terdalam

Dolar AS menguat dan menekan mayoritas mata uang Asia. Rupiah ikut melemah di tengah ketidakpastian suku bunga AS dan memanasnya risiko geopolitik global.
Minggu, 22 Februari 2026 - 13:32 WIB
Ilustrasi dolar AS
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mayoritas mata uang Asia tak mampu menahan tekanan dolar Amerika Serikat (AS) hingga penutupan perdagangan pekan ini, Jumat (20/2/2026). Penguatan Dolar AS yang konsisten membuat hampir seluruh mata uang kawasan bergerak di zona merah, mencerminkan derasnya arus modal global kembali ke aset berbasis greenback.

Dalam sepekan terakhir, hanya Ringgit Malaysia yang berhasil mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,13%. Sementara itu, mata uang lain masih berada dalam tren koreksi. Rupiah ikut melemah 0,21% ke level Rp16.860 per dolar AS, sedangkan Yen Jepang menjadi yang paling tertekan dengan penurunan hingga 1,62%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Yuan China dan Dong Vietnam relatif stagnan, menandakan pelaku pasar masih menunggu arah sentimen global berikutnya sebelum mengambil posisi lebih agresif.

Dolar Menguat, Arus Modal Global Berbalik Arah

Pelemahan serentak mata uang Asia sangat dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS (DXY). Kenaikan indeks ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berdenominasi dolar, yang kembali dipandang sebagai tempat berlindung di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik global.

Ketika dolar menguat, mata uang emerging markets—termasuk di Asia—umumnya mengalami tekanan karena investor global mengalihkan dana mereka ke instrumen yang dianggap lebih aman dan memberikan imbal hasil lebih pasti.

Sikap Hati-Hati Bank Sentral AS Perkuat Dolar

Sentimen pasar juga dipicu oleh ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat yang masih cenderung ketat. Risalah rapat terbaru Federal Reserve menunjukkan mayoritas pejabat sepakat menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% setelah pemangkasan yang dilakukan pada akhir tahun lalu.

Meski demikian, isi risalah mengungkap adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam mengenai langkah selanjutnya. Sebagian pejabat membuka ruang penurunan suku bunga jika inflasi benar-benar mereda, sementara lainnya menilai kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan apabila tekanan harga tetap tinggi.

Perbedaan sikap ini justru membuat pasar semakin berhati-hati. Ketidakpastian arah kebijakan membuat investor memilih mempertahankan eksposur pada dolar hingga ada sinyal yang lebih tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan Geopolitik Tambah Tekanan

Selain faktor suku bunga, risiko geopolitik turut memperbesar permintaan terhadap dolar AS. Memanasnya tensi antara AS dan Iran meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan lonjakan harga minyak dan emas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)
Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani Divonis 6 Tahun Penjara, Pengacara Beberkan Kondisi NM

Nikita Mirzani kini kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan vonis berat berupa 6 tahun penjara. Hukuman ini dijatuhkan
Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi teguran keras terhadap perusahaan tekstil raksasa asal Bandung, Sanksi yang dijatuhkan OJK soal
Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, alasan utama KPK periksa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) di Purwokerto. Dalam hal ini, KPK jelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk meng
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berika pesan penting kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk mengutamakan keselamatan di jalan. 
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT