GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kinerja Bank Mandiri 2025 Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp2.829 Triliun dan Laba Rp56,3 Triliun

Bank Mandiri catat kinerja solid sepanjang 2025 dengan aset Rp2.829 triliun, laba Rp56,3 triliun, serta penguatan UMKM dan layanan digital.
Minggu, 8 Februari 2026 - 13:53 WIB
Kinerja Bank Mandiri 2025 Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp2.829 Triliun dan Laba Rp56,3 Triliun
Sumber :
  • Dok. Bank Mandiri

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 di tengah dinamika ekonomi global. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen, Bank Mandiri berhasil memperkuat fungsi intermediasi, menjaga kualitas aset, serta memperluas peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp2.829,9 triliun. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 13,4 persen YoY menjadi Rp1.895 triliun, mencerminkan kuatnya permintaan pembiayaan di berbagai sektor produktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, pertumbuhan kredit yang merata di seluruh segmen bisnis menjadi bukti efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan yang dijalankan perseroan. “Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur, dengan fokus pada sektor produktif yang mampu mendorong ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Riduan di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Kredit UMKM Tumbuh di Tengah Perlambatan Industri

Di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank Mandiri mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan kredit sebesar 4,88 persen YoY sepanjang 2025. Capaian ini terjadi di tengah melambatnya pertumbuhan kredit UMKM industri perbankan secara umum, sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung lebih dari 1,3 juta pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Kinerja intermediasi Bank Mandiri juga ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun atau tumbuh 23,9 persen YoY. Struktur pendanaan tetap sehat dengan dana murah (CASA) mencapai Rp1.431,4 triliun atau naik 12,6 persen YoY, menjaga likuiditas perseroan tetap kuat untuk mendukung ekspansi bisnis berkelanjutan.

“Penguatan dana murah ini sejalan dengan integrasi layanan digital dan ekosistem transaksi nasabah yang semakin solid,” kata Riduan.

Layanan Digital Jadi Pengungkit Utama

Sepanjang 2025, akselerasi layanan digital menjadi salah satu pendorong utama kinerja Bank Mandiri. Di segmen ritel, super app Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 37,2 juta pengguna, tumbuh sekitar 27 persen YoY, dengan akuisisi rata-rata 25 ribu pengguna baru per hari. Peningkatan basis pengguna tersebut turut mendorong lonjakan volume dan nilai transaksi digital.

Livin’ by Mandiri menghadirkan beragam layanan terintegrasi, mulai dari transaksi harian, pembukaan rekening digital, QRIS, tabungan multicurrency, tarik tunai tanpa kartu, hingga pengelolaan investasi dan pembelian produk lifestyle.

Sementara di segmen wholesale, Kopra by Mandiri memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai penyedia solusi digital terpadu bagi nasabah korporasi dan pelaku usaha. Platform ini mencakup layanan cash management, value chain financing, hingga trade finance domestik dan internasional, dilengkapi dashboard keuangan terintegrasi dan persetujuan transaksi real-time.

“Pemanfaatan layanan digital kami arahkan untuk memperkuat ekosistem transaksi nasabah ritel dan pelaku usaha secara terintegrasi, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan di setiap segmen,” ujar Riduan.

Kualitas Aset Terjaga, Laba Tumbuh Dua Digit

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross Bank Mandiri tercatat sebesar 0,96 persen di akhir 2025, berada di bawah rata-rata industri dan menunjukkan tren perbaikan yang konsisten.

Perseroan juga membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun sepanjang 2025. Kinerja ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp106 triliun, serta pertumbuhan pendapatan non-bunga yang naik 14,5 persen YoY menjadi Rp48,5 triliun, seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem.

“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas kami jaga secara disiplin sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” kata Riduan.

Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri juga terus memperkuat kontribusi terhadap program prioritas pemerintah. Sepanjang 2025, perseroan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada sekitar 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif.

Selain itu, Bank Mandiri mendukung program pembangunan sosial dan ketahanan pangan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana. Di sektor penguatan desa, perseroan mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta membuka lebih dari 3.700 rekening BUMDes dan BUMDesma.

Kontribusi kepada negara juga tercermin dari pembayaran dividen dan pajak. Dalam 25 tahun terakhir, total dividen Bank Mandiri mencapai Rp225 triliun. Pada 2025, dividen yang dibayarkan mencapai Rp52,5 triliun. Sementara itu, kontribusi pajak secara akumulasi sejak 2000 hingga 2025 mencapai Rp277 triliun, dengan pembayaran pajak tahun lalu sekitar Rp27 triliun.

Dorong Pembiayaan Berkelanjutan dan ESG

Di bidang keberlanjutan, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun hingga akhir 2025, tumbuh 8 persen YoY. Nilai tersebut terdiri dari pembiayaan hijau sebesar Rp166 triliun dan pembiayaan sosial Rp150 triliun, dengan pangsa pasar pembiayaan hijau lebih dari 35 persen di antara tiga bank besar nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bank Mandiri juga menargetkan Net Zero Emission (NZE) operasional pada 2030 melalui optimalisasi green building, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, pemasangan panel surya, serta penguatan tata kelola dan keamanan siber.

“Keberlanjutan kami posisikan sebagai fondasi strategi bisnis agar setiap pertumbuhan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan ekonomi nasional,” tutup Riduan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT