GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham Bank Himbara Tertekan hingga Tengah Hari saat IHSG Ambruk di Awal Pekan

Saham bank Himbara melemah hingga siang saat IHSG anjlok di awal pekan. BMRI, BBNI, BBRI, dan BBTN tertekan meski fundamental dinilai tetap solid.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:30 WIB
Bank Mandiri (BMRI) tetap menjaga momentum pertumbuhan kinerja hingga bulan ke-9 tahun 2025.
Sumber :
  • Bank Mandiri

Jakarta, tvOnenews.com – Saham-saham bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bergerak melemah hingga waktu istirahat siang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/2/2026), seiring tekanan besar yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak pembukaan.

IHSG pada awal perdagangan dibuka turun 70,36 poin atau 0,84 persen ke level 8.259,25. Tekanan jual tersebut langsung menjalar ke sektor perbankan, khususnya saham-saham bank besar BUMN yang selama ini menjadi tulang punggung likuiditas pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski indeks LQ45 tercatat menguat tipis 0,11 persen ke posisi 834,44, pergerakan saham bank-bank pelat merah justru mayoritas berada di zona merah hingga jelang jeda siang.

Berdasarkan pantauan perdagangan hingga sekitar pukul 12.30 WIB, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 0,83 persen ke level Rp4.780 per saham. Saham BMRI sempat bergerak di rentang Rp4.730 hingga Rp4.920, dengan tekanan jual yang relatif konsisten sejak pembukaan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga melemah 0,45 persen ke level Rp4.470 per saham. Sepanjang sesi pagi, saham BBNI bergerak di kisaran Rp4.400–Rp4.580, mencerminkan tekanan pasar yang cukup merata di sektor perbankan besar.

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) cenderung stagnan di level Rp3.810 per saham hingga menjelang lunch break. Meski sempat bergerak fluktuatif di awal sesi, saham BBRI berhasil bertahan di area penutupan sebelumnya, menunjukkan tekanan jual yang relatif lebih terbatas dibandingkan bank BUMN lainnya.

Adapun saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatat pelemahan paling dalam di antara jajaran Himbara. Hingga tengah hari, saham BBTN turun sekitar 1,63 persen ke level Rp1.210 per saham, setelah bergerak di kisaran Rp1.200–Rp1.260 sepanjang sesi pagi.

Tekanan pada saham-saham perbankan BUMN ini terjadi di tengah sentimen negatif pasar global dan domestik yang mendorong investor melakukan aksi jual sejak pembukaan perdagangan. Meski demikian, secara fundamental, kinerja bank-bank Himbara dinilai masih solid, dengan rasio permodalan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta kemampuan menghasilkan laba yang stabil.

Dari sisi valuasi, saham-saham Himbara juga dinilai relatif menarik dibandingkan historisnya. Hingga perdagangan Senin siang, price to earnings ratio (PER) BMRI berada di kisaran 8,66 kali, BBNI sekitar 8,22 kali, dan BBRI sekitar 10,27 kali. Sementara itu, BBTN diperdagangkan di level PER sekitar 5,26 kali, mencerminkan valuasi yang relatif rendah meski disertai risiko bisnis yang lebih tinggi.

Dividend yield bank-bank Himbara juga masih tergolong kompetitif. BBRI mencatatkan imbal hasil dividen sekitar 9,07 persen, BBNI sekitar 8,37 persen, BMRI sekitar 4,53 persen, dan BBTN sekitar 4,43 persen. Angka ini membuat saham perbankan BUMN tetap menarik bagi investor berorientasi pendapatan, meski volatilitas pasar jangka pendek meningkat.

Analis pasar menilai pelemahan saham perbankan di awal pekan ini lebih dipengaruhi faktor eksternal dan sentimen pasar secara keseluruhan, bukan karena perubahan fundamental emiten. Investor cenderung melakukan aksi ambil untung setelah reli sebelumnya, serta menunggu kejelasan arah kebijakan global dan domestik.

Selain itu, tekanan pada IHSG sejak pembukaan turut mendorong investor institusi untuk melakukan rebalancing portofolio, sehingga saham-saham berkapitalisasi besar seperti bank Himbara menjadi sasaran utama aksi jual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, pelaku pasar masih mencermati potensi rebound pada sesi perdagangan berikutnya, mengingat sektor perbankan nasional tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi domestik, terutama melalui penyaluran kredit ke sektor konsumsi, UMKM, dan infrastruktur.

Dengan fundamental yang masih solid serta valuasi yang relatif menarik, saham-saham bank Himbara diperkirakan tetap menjadi fokus investor dalam jangka menengah, meskipun pergerakan jangka pendek masih akan dipengaruhi dinamika pasar global dan sentimen makroekonomi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT