News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri PKP Dorong Papua Barat Daya Percepat Bedah Rumah dan KUR Perumahan

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Gubernur Papua Barat Daya bahas percepatan rumah layak huni, bedah rumah, dan KUR Perumahan bagi masyarakat.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:35 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Sorong, tvOnenews.com – Pemerintah pusat terus memperkuat program perumahan nasional guna memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu membahas percepatan sejumlah program strategis, mulai dari bantuan rumah layak huni hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, dalam audiensi di Kantor Kementerian PKP, Jumat (23/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyinergikan kebijakan pusat dan daerah agar program perumahan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia yang masih menghadapi tantangan keterbatasan hunian layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan, terdapat sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan melalui Kementerian PKP. Salah satunya adalah penataan kawasan kumuh melalui peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Selain penataan kawasan kumuh, ada juga program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau bedah rumah. Program ini akan dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua Barat Daya,” ujar Maruarar dalam keterangannya.

Ia menegaskan, pemerintah pusat tidak membedakan wilayah dalam pemberian program perumahan. Seluruh daerah berhak memperoleh manfaat yang sama sesuai dengan arahan Presiden.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, semua kabupaten dan kota di Indonesia mendapat program ini, termasuk Papua Barat Daya,” tegasnya.

Selain bantuan rumah layak huni, Kementerian PKP juga mengandalkan KUR Perumahan sebagai salah satu instrumen utama untuk mendorong pembangunan sektor perumahan nasional. Program ini resmi diluncurkan pada Oktober 2025 untuk mendukung target pembangunan tiga juta rumah.

Menurut Maruarar, KUR Perumahan merupakan skema pembiayaan yang memberikan kredit modal kerja maupun investasi kepada pelaku UMKM di ekosistem perumahan, seperti pengembang kecil, toko bangunan, kontraktor, hingga individu yang ingin membeli, membangun, atau merenovasi rumah yang menunjang aktivitas usaha.

“KUR Perumahan merupakan program pertama di Indonesia yang melibatkan tiga kementerian sekaligus, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PKP,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan utama KUR Perumahan antara lain:

  • Mengembangkan sektor perumahan berbasis UMKM

  • Mendukung target pembangunan tiga juta rumah nasional

  • Memperluas akses pembiayaan, baik dari sisi penyediaan maupun permintaan perumahan

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, pemerintah berharap ekosistem perumahan semakin tumbuh dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk memastikan Papua Barat Daya dapat segera mengakses program-program tersebut, Menteri PKP meminta pemerintah provinsi menyiapkan seluruh persyaratan administratif, termasuk data wilayah sasaran dan calon penerima manfaat. Kelengkapan data dinilai krusial agar program dapat segera dieksekusi di lapangan.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengapresiasi audiensi bersama Menteri PKP dan jajaran. Ia menyebut pertemuan tersebut memberikan banyak informasi penting terkait arah kebijakan pemerintah pusat di sektor perumahan.

“Dalam pertemuan tadi, kami mendapatkan banyak informasi penting terkait program perumahan dan komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang kurang beruntung,” ujar Elisa.

Ia optimistis Papua Barat Daya akan memperoleh bagian dari program nasional tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, segera menyiapkan lokasi pembangunan serta melakukan pendataan terhadap masyarakat yang layak menerima bantuan perumahan.

“Kami akan mempersiapkan lokasi serta mendata masyarakat yang layak menerima bantuan. Setelah itu kami akan kembali bertemu Menteri untuk mempresentasikan kebutuhan dan kesiapan Papua Barat Daya,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Elisa berharap, meskipun program bantuan perumahan bersifat nasional, Papua Barat Daya dapat menjadi salah satu daerah prioritas penerima manfaat, mengingat masih tingginya kebutuhan hunian layak di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan pesisir dan permukiman berkembang.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan perumahan, sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal melalui dukungan pembiayaan berbasis UMKM di sektor perumahan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT