GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selesai Jalani Pemeriksaan, Pelapor Trading Kripto Timothy Ronald Ngaku Dicecar Puluhan Pertanyaan hingga Serahkan Barbuk ke Polisi

Younger mengaku tergiur ikut trading kripto lantaran di media sosial Instagram, Timothy Ronald flexing soal kekayaannya yang berasal dari kripto.
Selasa, 13 Januari 2026 - 21:18 WIB
Younger yang melaporkan dugaan penipuan trading kripto dengan menyeret nama Timothy Ronald, selesai menjalani pemeriksaan perdana di Polda Metro Jaya, pada Selasa (13/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Pelapor dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama Timothy Ronald, Younger, selesai menjalani pemeriksaan perdana di Polda Metro Jaya, pada Selasa (13/1/2026).

Younger mengaku tergiur ikut trading kripto milik terlapor TR lantaran di media sosial Instagram, yang bersangkutan flexing soal kekayaannya yang berasal dari kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Si TR ini merupakan satu influencer yang sangat terkenal. Nah saya melihat dia dari Instagram, dari cara dia flexing segala macam, kaya dari kripto cepat, terus bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Nah itu saya tergiur,” jelas Younger, di Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026).

Kemudian atas flexing tersebut, Younger mengaku tergiur sehingga membeli member secara bertahap, hingga mengalami kerugian awal Rp50 juta. 

Selanjutnya terlapor menjanjikan keuntungan berlipat ganda, sehingga Younger mengaku dari bulan Maret sampai Juli rugi mencapai Rp3 miliar.

“Maka dari itu, saya belilah member-nya. Dan member-nya itu bukanlah harga murah loh. Saya beli awal Rp 9 juta. Terus diiming-imingi ada member yang lifetime seharga Rp 39 juta. Total ya saya habis di Rp 50-an (juta) lah kurang lebih, kurang lebihnya untuk member,” ungkap Younger.

“Kalau rugi Rp3 miliar ya dari signal dia. Saya tergiur karena ada bukti signal bahwa dia mengatakan dari Rp2 juta itu bisa jadi Rp2 Miliar. Beli koin apapun bisa untung. Dan saya kenanya tuh di 'Koin Manta' ini. Dan ada indikasi dia kasih PDF itu, menjanjikan profit 300 sampai 500 persen,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Hukum Younger, Jajang menerangkan, dalam pemeriksaan ini, pihaknya juga memperkuat dengan bukti-bukti berupa transaksi hingga pernyataan soal adanya keuntungan dari terlapor.

“Hari ini kami juga melampirkan beberapa bukti-bukti tambahan, bukti transaksi, kemudian bukti-bukti kode-kode referral, kemudian bukti video, ada flashdisk juga kita lampirkan, bukti bahwa orang yang kita laporkan mengajak, menjanjikan ada keuntungan 300 bahkan sampai 500 persen. Yang di mana janji tersebut adalah janji-janji palsu. Ternyata setelah dijalani oleh para korban, bukan keuntungan 300 persen, bahkan rungkad sampai 90 persen,” terang Jajang.

Kemudian Amon Sianipar, yang juga kuasa hukum Younger menyebutkan bahwa kliennya dicecar 30 pertanyaan. Sementara itu dua saksi yang lain dicecar 43 dan 45 pertanyaan. 

“Tadi untuk melapor mungkin 30an pertanyaan. Saksi ada yang 43, ada yang 45 pertanyaan. Kurang lebih sih pertanyaannya seputar teknis ya. Bagaimana masuk ke Discord, bagaimana komunikasi di dalam, bagaimana para terlapor ini atau dalam lidik ya, bagaimana mereka sosialisasi seminar, bagaimana mereka menyarankan hold, beli atau bagaimana. Hanya sekadar teknis, bukan sedetil pelapor,” jelasnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya buka suara soal pemeriksaan pria bernama Younger dalam pelayangan laporan dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama Timothy Ronald, pada Selasa (13/1/2026).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan soal adanya pemeriksaan terhadap pelapor.

"Benar, hari ini pelapor atas nama Y datang memberikan keterangan terkait laporan yang diadukannya,” kata Budi, kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu Budi mengatakan, dalam penyelidikan pelayangan kasus ini, pihaknya juga memeriksa dua saksi lainnya.

“Bersama dengan 2 orang saksi,” jelas Budi. (ars/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT