News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serap Ribuan Ton CO₂, Program Penghijauan PNM Kian Masif: 374.839 Pohon Sudah Ditanam!

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat kontribusinya melalui program PNM Hijaukan Negeri. Hingga Desember 2025, PNM telah menanam sebanyak 374.839 pohon.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:16 WIB
PNM Tanam 374 Ribu Pohon sebagai Investasi Lingkungan Masa Depan.
Sumber :
  • PNM

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya penghijauan menjadi langkah krusial dalam memulihkan kualitas lingkungan di tengah meningkatnya emisi karbon, degradasi lahan, serta ancaman bencana seperti banjir dan abrasi.

Keberadaan pohon berperan penting dalam menahan erosi tanah, menyerap karbon dioksida, menjaga cadangan air, dan melindungi keanekaragaman hayati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain manfaat ekologis, penghijauan juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Atas dasar itu, penanaman pohon dipandang sebagai investasi jangka panjang demi keberlanjutan lingkungan. Sejak 1993, pemerintah menetapkan 10 Januari sebagai Hari Gerakan Satu Juta Pohon.

Sejalan dengan komitmen mendukung program penghijauan nasional dan Gerakan Nasional Penanaman Satu Miliar Pohon, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat kontribusinya melalui program PNM Hijaukan Negeri.

Hingga Desember 2025, PNM telah menanam sebanyak 374.839 pohon dengan potensi penyerapan lebih dari 8.900 ton CO₂. Jumlah tersebut terdiri atas 287.761 pohon yang ditanam di 67 lokasi sepanjang 2024 serta tambahan 87.078 pohon selama 2025.

Capaian ini sejalan dengan upaya meningkatkan tutupan vegetasi nasional sekaligus memulihkan lahan kritis untuk menekan dampak perubahan iklim.

Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi ekologi masing-masing wilayah. Untuk kawasan pesisir, PNM menanam mangrove dan cemara laut, sementara lahan basah ditanami rambai dan jelutung rawa.

Di ruang publik, ditanam pohon seperti glodokan, trembesi, tabebuya, jambu mete, dan akar wangi. PNM juga menanam pohon produktif, antara lain mangga, alpukat, durian, pala, kakao, dan kopi, guna memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat, sejalan dengan semangat pelibatan publik dalam GNP-SMP.

Pelaksanaan penanaman melibatkan masyarakat setempat dan nasabah PNM, sehingga menjadi gerakan bersama yang memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

Keberagaman jenis pohon konservasi dan produktif tersebut diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara, memulihkan ekosistem pesisir, serta memberikan perlindungan alami dari banjir dan abrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan menjadi bagian dari visi besar pemberdayaan yang diusung PNM.

“Kami meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Melalui PNM Hijaukan Negeri, kami ingin memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus bagi ekosistem yang menopang kehidupan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT