Pertapreneur Aggregator Digadang Ubah Cara Pikir Pelaku Usaha, Dorong UMKM untuk Terus Naik Kelas
- Ist
Jakarta, tvOnenews.com - Program Pertapreneur Aggregator (PAG) yang digagas PT Pertamina (Persero) disebut telah mendorong perubahan cara pandang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Perubahan tersebut salah satunya dirasakan Harumi Kartini, pendiri Harumi Fashion asal Jakarta, yang masuk dalam jajaran 10 besar peserta Pertapreneur Aggregator 2025.
Program ini merupakan skema pendampingan UMKM jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha melalui kolaborasi, perluasan akses pasar, serta peningkatan kualitas dan daya saing bisnis.
“Dulu segala hal bergantung ke saya. Sekarang saya sadar, bisnis agar bisa berkembang tidak boleh bergantung pada satu orang," kata Harumi, dikutip Jumat (9/1/2026).
Harumi mengawali usahanya di bidang layanan desain, mulai dari kemasan produk, penguatan identitas merek, materi promosi digital, hingga pengembangan visual storytelling.
Melalui layanan tersebut, ia membantu pelaku UMKM meningkatkan tampilan produk agar lebih profesional dan menarik bagi pasar.
Seiring berkembangnya usaha, Harumi juga merambah ke desain fashion, khususnya produk busana muslim seperti pakaian, mukena, dan jilbab.
Lini usaha ini diminati UMKM yang ingin menghadirkan identitas dan ciri khas pada produk fesyen mereka.
“Saya memulai jasa desain ini karena banyak UMKM punya produk bagus, tapi visualnya kurang menarik. UMKM perlu memperhatikan kemasan dan desain produk untuk menarik konsumen,” jelas Harumi, yang memandang pelaku UMKM lain sebagai mitra strategis dalam pengembangan bisnisnya.
Perubahan pola pikir tersebut semakin menguat setelah Harumi mengikuti Pertapreneur Aggregator. Ia mulai meninggalkan pendekatan bisnis yang bertumpu pada satu figur pendiri menuju organisasi yang berbasis sistem, kepemimpinan, dan kolaborasi tim.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penguatan UMKM dengan fondasi organisasi yang sehat selaras dengan Asta Cita Poin 3, yakni penguatan ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“UMKM perlu dipersiapkan agar mampu tumbuh sebagai organisasi yang tangguh. Dengan sistem yang kuat, UMKM tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membangun ekosistem usaha yang berdaya saing,” ujar Baron.
Load more