GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PNBP Baru Capai Rp444,9 Triliun per November 2025, Wakil Menkeu Ungkap Sektor Migas Jadi Penekan

PNBP per November 2025 capai Rp444,9 triliun atau 93,2 persen APBN. Wamenkeu Suahasil ungkap migas jadi faktor penekan utama.
Jumat, 19 Desember 2025 - 08:55 WIB
Wamenkeu) Suahasil Nazara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 30 November 2025 mencapai Rp444,9 triliun. Angka tersebut setara dengan 93,2 persen dari outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, namun masih belum menyentuh target penuh tahun ini yang dipatok sebesar Rp477 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita yang digelar di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Ia menjelaskan bahwa capaian PNBP tahun ini dipengaruhi oleh dinamika sektor sumber daya alam, terutama minyak dan gas bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PNBP dari sumber daya alam minyak dan gas tercatat sebesar Rp94 triliun atau 78,8 persen terhadap outlook APBN,” ujar Suahasil.

Selain migas, kontribusi PNBP berasal dari sejumlah sektor lain dengan capaian yang bervariasi. Sektor nonminyak dan gas menyumbang Rp125,8 triliun atau 91,5 persen dari outlook. Sementara itu, PNBP dari Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) justru melampaui target dengan realisasi Rp11,9 triliun atau 100,2 persen.

Adapun PNBP lainnya tercatat sebesar Rp111,9 triliun atau 78,8 persen dari outlook, sedangkan Badan Layanan Umum (BLU) menyumbang Rp90,9 triliun atau 91,6 persen dari target yang ditetapkan.

Jika dibandingkan secara tahunan, Suahasil mengungkapkan bahwa total PNBP Januari hingga November 2025 mengalami penurunan cukup signifikan. Realisasi PNBP tercatat turun 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada Januari–November 2024, PNBP mampu mencapai Rp522,5 triliun. Penurunan ini, menurut Suahasil, terutama disebabkan oleh melemahnya kinerja PNBP dari sektor sumber daya alam.

“PNBP sektor sumber daya alam pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan 2024,” kata Suahasil.

Penurunan paling terasa terjadi pada subsektor minyak dan gas bumi. Secara year on year, PNBP migas tercatat turun 12,4 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh pelemahan Indonesian Crude Price (ICP) serta penurunan lifting gas bumi dan minyak bumi yang belum mampu memenuhi asumsi dasar APBN 2025.

Suahasil menjelaskan, meskipun lifting minyak bumi menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, realisasinya masih berada di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Lifting minyak buminya ada peningkatan dibandingkan tahun lalu, tapi masih tetap di bawah dari target atau asumsi dasar APBN,” ujarnya.

Berbeda dengan sektor migas, PNBP dari sektor nonminyak dan gas justru menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang Januari hingga November 2025, PNBP nonmigas tumbuh 0,7 persen secara year on year.

Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan tarif PNBP dari komoditas mineral, seiring dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2025. Kebijakan tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penerimaan negara dari sektor pertambangan nonmigas.

“Jadi kombinasi dari berbagai hal, termasuk juga kombinasi dari kurs,” tutur Suahasil.

Pemerintah menilai capaian PNBP hingga November 2025 masih berada dalam jalur yang terkendali, meskipun menghadapi tekanan dari volatilitas harga komoditas global dan tantangan produksi migas nasional. Pemerintah terus melakukan optimalisasi penerimaan negara melalui penyesuaian kebijakan, penguatan tata kelola, serta peningkatan kepatuhan pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Kementerian Keuangan akan terus memantau perkembangan PNBP hingga akhir tahun anggaran. Fokus utama diarahkan pada stabilisasi sektor migas serta optimalisasi potensi nonmigas, termasuk mineral, BLU, dan pengelolaan kekayaan negara.

Dengan sisa waktu menjelang tutup tahun, pemerintah berharap realisasi PNBP dapat mendekati target APBN 2025, sekaligus menjadi fondasi yang lebih kuat dalam menopang pembiayaan pembangunan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT