News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Menguat Tipis di Tengah Tekanan Bursa Asia, Pasar Tunggu Arah Kebijakan BI dan The Fed

IHSG dibuka menguat di tengah tekanan bursa Asia. Pasar menunggu data cadangan devisa, arah kebijakan BI, dan peluang pemangkasan suku bunga The Fed.
Jumat, 5 Desember 2025 - 10:56 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025, meski mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak melemah.

IHSG naik 12,14 poin atau 0,14 persen ke level 8.652,34 pada pembukaan sesi pagi. Sementara indeks LQ45 turut menguat tipis 0,01 persen ke level 853,84.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan IHSG di tengah tekanan eksternal ini dinilai analis sebagai sinyal kuat dari respons positif pasar terhadap perkembangan ekonomi domestik dan sentimen global. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebut, kombinasi sentimen dalam negeri dan eksternal memberikan ruang bagi IHSG untuk bergerak positif menjelang akhir pekan.

"Secara keseluruhan, kombinasi sentimen domestik dan global memberikan peluang bagi IHSG untuk bergerak positif pada akhir pekan ini," tulis riset tersebut.

Ekspektasi Kebijakan BI Dorong Sentimen Pasar

Dari dalam negeri, pelaku pasar saat ini fokus menantikan rilis data cadangan devisa dan uang primer (M0) periode November 2025 dari Bank Indonesia. Data tersebut dianggap sebagai indikator penting yang mencerminkan kesehatan likuiditas sistem keuangan dan ketahanan eksternal jelang penutupan tahun.

Selain itu, prospek jangka menengah pasar saham Indonesia turut diperkuat oleh pandangan optimistis sejumlah lembaga keuangan global. JP Morgan, dalam proyeksinya, memperkirakan IHSG berpotensi menembus level psikologis 10.000 pada 2026.

Prediksi ini ditopang oleh ekspektasi peningkatan belanja pemerintah melalui kebijakan fiskal, pelaksanaan proyek Danantara, peningkatan konsumsi domestik, serta peluang pelonggaran suku bunga BI hingga 50 basis poin pada paruh tahun depan.

Arus dana institusi yang diperkirakan meningkat ke pasar saham Indonesia pada tahun depan juga menjadi pendorong sentimen pasar.

Sentimen Global Menguat Seiring Peluang Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Sementara dari mancanegara, pelaku pasar mencermati perkembangan tenaga kerja Amerika Serikat. Laporan pemutusan hubungan kerja (PHK) dari Challenger menunjukkan angka PHK sepanjang 2025 hampir mencapai satu juta pekerja. Data lain, yakni Automatic Data Processing (ADP), menunjukkan penurunan kinerja pasar tenaga kerja yang menandakan pelonggaran kondisi ekonomi.

Kondisi tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 10 Desember 2025. Peluang pemangkasan kini bahkan melonjak hingga 87 persen.

Pasar kini menantikan rilis data belanja, pendapatan konsumen, dan inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) Oktober 2025 yang diprediksi naik menjadi 2,8 persen secara tahunan. Data tersebut masih menjadi indikator utama yang diperhatikan The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Bursa Global Variatif, Asia Justru Melemah

Perdagangan global pada Kamis lalu menunjukkan performa bercampur. Di Eropa, bursa saham kompak menguat dengan Euro Stoxx 50 naik 0,41 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,19 persen, DAX Jerman menguat 0,79 persen, dan CAC Prancis naik 0,43 persen.

Namun di Amerika Serikat, Wall Street berakhir bervariasi. Dow Jones turun tipis 0,07 persen, sedangkan S&P 500 naik 0,11 persen. Indeks Nasdaq melemah 0,10 persen.

Pagi ini, bursa saham regional Asia justru bergerak negatif. Nikkei Jepang melemah 1,39 persen, Shanghai turun 0,04 persen, Hang Seng melemah 0,42 persen, dan Strait Times Singapura terkoreksi 0,24 persen.

Prospek IHSG ke Depan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sejumlah katalis domestik dan global, pelaku pasar dinilai masih akan mencermati arah pergerakan IHSG menjelang rilis data ekonomi penting. Sementara sentimen eksternal terkait kebijakan The Fed dan data terbaru dari sektor tenaga kerja AS masih akan menjadi fokus utama investor global.

Dalam situasi pasar yang bergerak dinamis, analis menyarankan pelaku pasar tetap berhati-hati sembari mencermati perkembangan data ekonomi dalam beberapa hari ke depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT