News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AHY Resmi Luncurkan Spatial Infra ConEx, Dorong Sinergi Tata Ruang dan Infrastruktur Berkelanjutan

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan pentingnya memperkuat koordinasi dalam kebijakan penataan ruang nasional.
Sabtu, 29 November 2025 - 13:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat memberikan kuliah umum di Undip.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Spatial Infra ConEx 2026 baru saja resmi diluncurkan dalam di Semarang. Peluncuran ini menjadi bagian dari persiapan menuju The International Conference on Spatial Planning and Infrastructure for Sustainable Development 2026 (Spatial Infra ConEx), yaitu konferensi internasional yang akan membahas berbagai isu tata ruang dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Dalam pembukaan kuliah umum di Universitas Diponegoro (Undip), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan pentingnya memperkuat koordinasi dalam kebijakan penataan ruang nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bahwa saat ini penataan ruang dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, pertumbuhan wilayah yang cepat, serta meningkatnya kebutuhan infrastruktur. 

"Kondisi ini membuat pemerintah dan pemangku kepentingan perlu bekerja lebih terarah, menggunakan data yang kuat, dan saling bersinergi agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran," ujar AHY, Sabtu (29/11/2025).

Pada kuliah umum ini pembahasan menyoroti bagaimana Indonesia perlu membangun pembangunan infrastruktur dengan berlandaskan tiga prinsip utama: resilience (ketangguhan), prosperity (kesejahteraan), dan sustainability (keberlanjutan).

Ketiga prinsip ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan wilayah dan memastikan pembangunan mampu menghadapi tantangan jangka panjang. Para peserta juga diajak melihat pentingnya infrastruktur yang tahan terhadap bencana, mengingat Indonesia berada di kawasan Ring of Fire dan semakin sering menghadapi ancaman yang dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Oleh karena itu, infrastruktur yang adaptif dan aman dianggap menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan pembangunan.

Menutup acara, Agus Harimurti Yudhoyono mengundang seluruh pihak untuk menghadiri Spatial Infra ConEx yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 12–13 Mei 2026. Konferensi ini akan menjadi kolaborasi para stakeholder termasuk pemerintah, Perkumpulan Pelaku Kebijakan dan Manajemen Tata Ruang Indonesia (ISPASI), On Us Asia, akademisi, industri, serta perwakilan organisasi masyarakat. Diharapkan forum ini dapat menghasilkan ide dan solusi yang bermanfaat bagi pengembangan tata ruang dan infrastruktur di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ISPASI sendiri diperkenalkan sebagai wadah yang menyatukan para profesional, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk merumuskan rekomendasi berbasis riset.

Prasetyoadi, Ketua ISPASI, menjelaskan bahwa lembaga ini dibentuk untuk menyediakan analisis, kajian strategis, serta ruang bertukar pengetahuan yang dapat mendukung penyusunan kebijakan tata ruang yang lebih baik. ISPASI diharapkan menjadi tempat dialog yang terbuka dan terintegrasi dalam membahas isu-isu pembangunan wilayah.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT